Usai Pecat Ruben Amorim, Manchester United Pertimbangkan Kembalinya Ole Gunnar Solskjaer

Manchester United dilaporkan telah memecat manajer Ruben Amorim. Keputusan ini memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan kembalinya Ole Gunnar Solskjaer ke kursi kepelatihan klub berjuluk Setan Merah tersebut.

Amorim Dipecat, Solskjaer Jadi Opsi?

Ruben Amorim, yang kontraknya seharusnya berlaku hingga musim panas 2027, harus mengakhiri masa baktinya lebih cepat. Menurut laporan Sky Sports, para petinggi Manchester United tidak puas dengan kinerja yang ditunjukkan oleh Amorim selama membesut tim.

Selain masalah kinerja, tersiar kabar adanya keretakan hubungan antara Amorim dengan Direktur Olahraga, Jason Wilcox. Situasi ini tampaknya menjadi faktor penentu dalam keputusan pemecatan tersebut.

Menyusul kepergian Amorim, muncul opsi menarik untuk menggantikan posisinya. Salah satu nama yang santer disebut adalah Ole Gunnar Solskjaer, mantan manajer yang pernah menukangi Manchester United pada periode 2018-2021. Untuk sementara waktu, Darren Fletcher akan mengisi kekosongan posisi manajer.

Rekam Jejak Solskjaer dan Amorim

Selama memimpin Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mencatatkan persentase kemenangan sebesar 51,4 persen. Angka ini terbilang cukup baik jika dibandingkan dengan persentase kemenangan Ruben Amorim yang hanya mencapai 31,9 persen.

Ole Gunnar Solskjaer sendiri terakhir kali melatih klub Turki, Besiktas, pada tahun 2025. Namun, masa kepelatihannya di sana terbilang singkat, hanya bertahan selama 29 pertandingan. Setelah itu, Solskjaer beralih profesi menjadi Match Analyst di UEFA.

Meskipun demikian, para petinggi klub Manchester United dikabarkan masih terus mempertimbangkan berbagai kandidat nama untuk posisi manajer selanjutnya. Keputusan akhir mengenai siapa yang akan mengambil alih kursi kepelatihan masih menjadi tanda tanya besar.