Lisandro Martinez Balas Pundit MU: Bicara di TV Mudah, Hadapi Langsung Tak Berani

Manchester, Inggris – Bek Manchester United, Lisandro Martinez, memberikan respons tegas terhadap komentar miring dari para pundit klubnya pasca kemenangan 2-0 atas Manchester City dalam laga derby pada Sabtu (17/1/2026) malam di Old Trafford. Martinez menilai para mantan pemain tersebut hanya berani melontarkan kritik di layar kaca.

Respons Telak Martinez

Kemenangan impresif MU atas rival sekotanya itu tidak hanya mematahkan prediksi banyak pihak, tetapi juga menjadi panggung bagi Lisandro Martinez untuk membungkam cibiran yang mengarah padanya. Sebelumnya, beberapa mantan pemain MU seperti Paul Scholes dan Nicky Butt melontarkan keraguan terhadap kemampuan Martinez dalam menghadapi striker City, Erling Haaland.

Paul Scholes bahkan sempat melontarkan prediksi bahwa Erling Haaland akan dengan mudah melempar Martinez ke dalam gawangnya. Sementara Nicky Butt meyakini Haaland akan terus menempel Martinez dan memperlakukannya seperti anak kecil.

Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Martinez, dengan dukungan solid dari rekan-rekan setimnya, berhasil meredam pergerakan Haaland. Striker asal Norwegia itu tercatat tidak mampu melepaskan satu pun tembakan yang mengarah ke gawang MU sepanjang pertandingan.

Komentar Martinez

Menanggapi komentar pedas tersebut, Martinez menegaskan sikapnya. “Sejujurnya, dia bisa bicara semaunya. Saya sudah bilang ke dia kok, kalau mau mengatakan sesuatu ke saya, dia bisa datang ke tempat manapun yang dia suka, rumah saya, di manapun. Saya tak peduli,” ujar Martinez, merujuk pada komentar Scholes, seperti dikutip dari BBC.

Ia menambahkan, “Dan rasanya menurut saya, saya menghormati hubungan mereka ketika mereka ingin membantu klub, sebab semua orang bisa berbicara di televisi. Tapi ketika Anda melihat mereka di sini berhadap-hadapan, tidak ada yang mengatakan apapun langsung ke Anda.”

“Jadi bagi saya, saya tak terlalu peduli dengan ucapan mereka. Saya cuma fokus ke performa saya, performa tim, dan saya memberikan segalanya ke klub ini sampai hari terakhir,” tutupnya.

Start Impian Era Carrick

Kemenangan ini menjadi start yang diimpikan bagi Manchester United di bawah asuhan pelatih caretaker Michael Carrick. Carrick ditunjuk untuk menggantikan Ruben Amorim yang dipecat pada awal Januari 2026.

Performa solid MU dalam laga derby tersebut, termasuk tiga gol yang dianulir karena offside, menunjukkan potensi tim yang bangkit di bawah kepemimpinan Carrick.

Pasca pertandingan, Paul Scholes tampak memberikan apresiasi atas performa Martinez melalui unggahan di Instagram. “Seseorang menjalani pertandingan yang bagus, ikut senang untukmu,” tulis Scholes.