UEFA Tanggapi Protes Barcelona dengan Pastikan Tinggi Rumput Stadion Metropolitano Sesuai Regulasi

FC Barcelona secara resmi melayangkan keluhan kepada UEFA terkait ketinggian rumput di Stadion Metropolitano menjelang pertandingan krusial melawan Atlético Madrid pada Selasa (14/4/2026). Keluhan yang diajukan oleh pihak Azulgrana tersebut memicu dilakukannya verifikasi lapangan secara mendadak pada pagi hari sebelum pertandingan yang dijadwalkan dimulai pukul 21.00 waktu setempat.

Pemeriksaan lapangan dilakukan oleh perwakilan staf dari kedua klub dengan didampingi langsung oleh personel resmi dari UEFA untuk memastikan transparansi data. Hasil pengukuran fisik menunjukkan bahwa rumput di markas Los Rojiblancos memiliki ketinggian tepat 26 milimeter, yang secara resmi dinyatakan masuk dalam parameter yang diizinkan oleh otoritas sepak bola tertinggi di Eropa tersebut.

Verifikasi Teknis dan Standar Kelayakan Lapangan

Langkah verifikasi ini dilakukan untuk menanggapi kekhawatiran tim asuhan Hansi Flick yang menduga kondisi permukaan lapangan dapat menghambat alur permainan mereka. UEFA menyatakan bahwa kondisi rumput saat ini dalam keadaan sempurna untuk menggelar pertandingan, serupa dengan standar yang telah diterapkan pada pertemuan kedua tim sebelumnya di kompetisi LaLiga dan Copa del Rey.

Pihak Atlético Madrid menegaskan bahwa mereka selalu mematuhi protokol pemeliharaan lapangan yang ditetapkan oleh penyelenggara kompetisi. Berdasarkan keterangan yang tercantum dalam laporan verifikasi, angka 26 milimeter tersebut dianggap ideal dan tidak melanggar aturan teknis apa pun yang dapat memberikan keuntungan tidak adil bagi tim tuan rumah.

Kegiatan pengecekan ini juga dihadiri oleh delegasi kedua tim guna menghindari spekulasi lebih lanjut mengenai manipulasi kondisi infrastruktur stadion. Dengan adanya validasi dari UEFA, perdebatan mengenai aspek teknis lapangan ini secara resmi dinyatakan selesai sebelum kick-off pertandingan berlangsung.

Tensi Tinggi dan Sejarah Keluhan Barcelona

Di pihak Atlético Madrid, muncul pandangan bahwa keluhan mengenai rumput ini merupakan bentuk upaya tekanan dari tim tamu untuk memengaruhi mentalitas menjelang laga penentuan. Tim asuhan Diego Simeone saat ini berada di atas angin setelah berhasil mengamankan kemenangan 0-2 pada leg pertama yang berlangsung di Camp Nou.

“Atlético Madrid meyakini hal ini disebabkan oleh tekanan dari tim tamu yang ingin membalikkan keadaan setelah tim asuhan Simeone unggul 0-2 atas Atlético Madrid di Camp Nou. Pertandingan tersebut diakhiri dengan protes resmi dari tim Catalan terkait pelanggaran handball Pubill, yang mereka klaim sebagai penalti.,” tulis laporan Marca berdasarkan sudut pandang pihak tuan rumah.

Ketegangan antara kedua klub memang telah meningkat sejak pertemuan pertama, di mana Barcelona merasa dirugikan oleh beberapa keputusan wasit. Selain insiden tangan Pubill yang tidak membuahkan penalti, Hansi Flick juga sempat menyuarakan ketidakpuasannya atas pembatalan gol Pau Cubarsí dalam laga Copa del Rey sebelumnya yang berakhir dengan kekalahan 0-4 bagi timnya.

Hansi Flick yang biasanya dikenal tenang kini tampak lebih vokal dalam menyoroti detail-detail kecil yang dianggap merugikan performa Barcelona di lapangan. Keluhan mengenai ketinggian rumput di Metropolitano menjadi babak terbaru dari rangkaian ketidakpuasan taktis yang disuarakan oleh manajemen raksasa Catalan tersebut di tengah upaya mereka mengejar ketertinggalan agregat.