Detak.Media — Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, secara khusus menyoroti potensi ancaman dari duo pemain asing Borneo FC, Juan Villa dan Mariano Peralta, jelang pertemuan kedua tim di pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Meskipun mengakui kualitas lawan, Amiruddin menegaskan bahwa timnya siap bertanding dan tidak gentar menghadapi kekuatan Borneo FC.
Pertandingan antara PSM Makassar vs Borneo FC Samarinda dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Sabtu (18/4/2026) malam WIB. Laga ini menjadi krusial bagi kedua tim, di mana PSM Makassar berupaya menjauh dari ancaman zona degradasi, sementara Borneo FC berambisi menjaga persaingan di papan atas klasemen.
Waspada Trio Asing Borneo FC
Ahmad Amiruddin mengidentifikasi Juan Villa dan Mariano Peralta sebagai pemain kunci yang harus diwaspadai oleh lini pertahanan PSM.
“Perhatian spesial ke pemain Juan Villa dan Mariano Peralta yang musim ini menurut analisis kami dalam performa terbaiknya. Ini jadi alarm buat lini pertahanan PSM,” ungkap Amiruddin.
Analisis Amiruddin didasarkan pada performa impresif kedua pemain tersebut. Mariano Peralta tercatat telah mengemas 15 gol dan 11 assist dari 27 penampilan untuk Borneo FC. Sementara itu, Juan Villa, yang berposisi sebagai gelandang, telah mencetak 10 gol dan delapan assist dari 25 pertandingan yang dijalaninya. Statistik ini menunjukkan betapa berbahayanya duo lini serang Borneo FC bagi pertahanan lawan.
Juan Villa sendiri merupakan pemain berusia 26 tahun yang bermain sebagai gelandang tengah untuk Borneo FC Samarinda. Ia lebih sering menggunakan kaki kanan dalam bermain. Sepanjang kariernya, Villa pernah bermain untuk beberapa klub seperti Al-Ahli Manama, Envigado, America de Quito, Apollon Larissa, dan Gil Vicente.
PSM Makassar Tak Gentar
Meskipun mengakui kekuatan Borneo FC, terutama lini serangnya, para pemain PSM Makassar menyatakan tidak gentar. Ahmad Amiruddin menekankan bahwa timnya akan bermain dengan identitas PSM yang agresif dan intens.
“Tugas pemain hanya menjalankan rencana yang disepakati dan menunjukkan identitas PSM: agresif, intens, dan bermain dengan semangat Siri’ Na Pacce,” ujar Amiruddin.
Dukungan penuh dari suporter di kandang sendiri, Stadion Gelora BJ Habibie, diharapkan menjadi suntikan moral tambahan bagi skuad Juku Eja.
“Kami bermain di kandang dan pastinya akan didukung suporter. Jadi saya berharap para pemain mampu untuk menjalankan strategi yang sudah kami siapkan,” tambah Amiruddin.
Konteks Pertandingan
Pertandingan ini memiliki arti penting bagi kedua tim. PSM Makassar saat ini berada di peringkat ke-13 klasemen Liga Super dengan 28 poin. Kemenangan sangat dibutuhkan untuk menjauhi zona degradasi yang hanya berjarak beberapa poin.
Di sisi lain, Borneo FC Samarinda menempati posisi kedua klasemen dengan 60 poin, terpaut empat poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung. Tiga poin dari Parepare akan menjaga ambisi mereka untuk bersaing dalam perburuan gelar juara musim ini.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, juga mengakui kekuatan PSM Makassar, terutama dalam duel fisik. Namun, ia menegaskan timnya memiliki strategi berbeda untuk meredam agresivitas tuan rumah dan tetap mengincar kemenangan. Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat kedua tim tengah dalam performa yang cukup baik.
Jadwal pertandingan PSM Makassar vs Borneo FC Samarinda adalah pada Sabtu, 18 April 2026, pukul 19.00 WIB atau 20.00 Wita, dan akan disiarkan langsung melalui Vidio.






