MU Wajib Menang Lawan Wolves di Old Trafford Demi Papan Atas Klasemen Liga Inggris

Manchester United bertekad meraih kemenangan beruntun saat menjamu Wolverhampton Wanderers di Stadion Old Trafford pada Rabu (31/12) dini hari WIB. Tiga poin penuh sangat krusial bagi ‘Setan Merah’ untuk terus merapatkan jarak dengan tim-tim di papan atas klasemen Liga Inggris.

Pada pertemuan pertama musim ini di Molineux, Manchester United berhasil memetik kemenangan telak dengan skor 4-1 atas Wolves. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi pasukan asuhan Ruben Amorim.

Posisi Klasemen yang Ketat

Saat ini, Manchester United menempati peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 29 poin dari 18 pertandingan. Mereka hanya kalah selisih gol dari Chelsea yang berada di posisi kelima, dan berjarak tiga poin dari Liverpool yang menghuni posisi keempat.

Persaingan di papan atas semakin memanas. Manchester United juga harus waspada terhadap tim-tim di bawahnya. Sunderland membuntuti di posisi ketujuh dengan selisih satu poin, sementara Brentford dan Crystal Palace mengintai di peringkat delapan dan sembilan dengan masing-masing 26 poin.

Optimisme Amorim Meski Waspadai Lawan

Manchester United dituntut untuk memanfaatkan keterpurukan Wolves yang saat ini menduduki juru kunci klasemen dengan hanya mengumpulkan dua poin. Namun, Manajer MU, Ruben Amorim, mengingatkan anak asuhnya untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman dari tim tamu.

Amorim menyoroti bahwa bahkan tim pemuncak klasemen seperti Arsenal pun sempat kesulitan menghadapi Wolves. “Kami memerlukannya [menang], dan mereka menunjukkan ketika melawan Arsenal bahwa mereka bisa mendapatkan setidaknya satu poin,” ujar Amorim dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Manajer berusia 40 tahun itu menambahkan, “Jadi di Premier League, Anda tidak akan pernah tahu. Mereka memang punya masalah-masalah mereka sendiri, kami memiliki masalah-masalah kami sendiri, tapi tidak ada alasan.”

“Kami wajib menang, kami akan berusaha memenangi pertandingannya,” tegas Amorim, seperti dilaporkan oleh Manchester Evening News.