MU Rencanakan Pecat Ruben Amorim di November Jika Performa Tak Membaik
Manchester United menghadapi masa sulit di awal musim Liga Inggris 2025/2026. Setelah melewati enam pertandingan dengan tiga kekalahan, posisi MU terperosok ke peringkat ke-14 klasemen. Tekanan terhadap manajer Ruben Amorim semakin besar, terutama setelah kegagalan di Carabao Cup yang berujung eliminasi oleh tim divisi bawah, Grimsby Town.
Musim penuh pertama Amorim sebagai pelatih MU belum menunjukkan hasil memuaskan. Meski klub sudah menggelontorkan dana transfer lebih dari 200 juta paun musim panas ini, performa tim tetap jauh dari harapan. Keengganan Amorim untuk mengubah taktik dan formasi membuatnya kerap menjadi sasaran kritik tajam.
Manajemen MU Tunda Pemecatan Demi Hindari Biaya Mahal
Meski tekanan kian meningkat, manajemen MU belum memberikan surat pemecatan kepada pelatih asal Portugal ini. Laporan dari Metro mengungkapkan bahwa pihak klub sengaja menunda keputusan tersebut hingga kontrak Amorim memasuki tahun kedua pada 1 November mendatang.
Dalam kontrak berdurasi 2,5 tahun yang diteken pada November tahun lalu, MU harus membayar kompensasi sebesar 12 juta paun jika memecat pelatih sebelum genap satu tahun. Dengan menunggu sampai November, klub berusaha menghindari pengeluaran tambahan yang cukup besar tersebut.
Empat Laga Penentu Menanti Ruben Amorim
Artinya, Amorim masih akan memimpin MU dalam empat pertandingan berikutnya melawan Sunderland, Liverpool, Brighton, dan Nottingham Forest. Hasil pada laga-laga ini sangat krusial bagi masa depan sang pelatih di Old Trafford.
Sejauh ini, manajemen klub tampaknya memberikan kesempatan terakhir kepada Amorim untuk membuktikan kemampuannya memperbaiki performa tim yang sempat berjaya namun kini tengah terpuruk.