Manchester City Bidik Marc Guehi di Tengah Krisis Bek Tengah Crystal Palace
Manchester City dikabarkan menunjukkan minat serius untuk merekrut bek tengah Crystal Palace, Marc Guehi. Langkah ini diambil menyusul krisis cedera yang melanda lini pertahanan The Citizens.
Krisis Bek Tengah di Etihad Stadium
Klub asuhan Pep Guardiola itu baru saja kehilangan dua bek tengah utamanya, Ruben Dias dan Josko Gvardiol, yang mengalami cedera saat pertandingan imbang 1-1 melawan Chelsea akhir pekan lalu. Tingkat keparahan cedera kedua pemain tersebut masih dalam pemeriksaan.
Sebelumnya, Manchester City juga telah kehilangan John Stones yang mengalami masalah otot paha sejak Desember 2025. Dengan absennya ketiga pemain tersebut, City kini menghadapi kekurangan pemain di jantung pertahanan.
Peluang Transfer Guehi
Meskipun sempat ada laporan bahwa City akan menunggu hasil pemeriksaan Dias dan Gvardiol sebelum mendekati Crystal Palace, BBC mengungkap bahwa klub telah bergerak lebih awal. Peluang untuk merekrut Guehi terbilang terbuka lebar.
Bek berusia 25 tahun itu akan habis kontraknya pada Juni 2026, yang berarti ia sudah bisa bernegosiasi dengan klub peminat sejak Januari ini. Jika Manchester City serius ingin mendapatkan jasanya segera, mereka perlu mengajukan proposal transfer di bursa Januari ini, alih-alih menunggu hingga musim panas di mana Guehi bisa didapatkan secara gratis.
Persaingan Ketat untuk Guehi
Marc Guehi bukan hanya incaran Manchester City. Pemain ini telah menarik perhatian banyak klub top Eropa. Musim panas lalu, ia hampir bergabung dengan Liverpool, namun Crystal Palace menarik diri dari negosiasi menjelang penutupan bursa transfer.
Klub-klub lain yang dikabarkan memantau perkembangannya antara lain Real Madrid, Bayern Munich, Barcelona, dan Inter Milan. Hal ini menunjukkan betapa tingginya nilai dan potensi Guehi di mata klub-klub besar.
Langkah Awal City
Sebagai langkah awal untuk mengatasi krisis pertahanan, Manchester City telah memulangkan pemain akademi mereka, Max Alleyne, dari masa peminjaman di Watford.