Joshua Kimmich Sebut Laga Real Madrid Kontra Bayern Munich Sangat Istimewa

Real Madrid dijadwalkan akan berhadapan dengan juara Bundesliga, Bayern Munich, dalam pertandingan leg pertama perempat final UEFA Champions League. Pertarungan kedua tim raksasa Eropa ini akan berlangsung di markas Real Madrid, Santiago Bernabeu.

Laga yang sangat dinantikan ini tidak hanya spesial bagi para penggemar, tetapi juga bagi para pemain, seperti yang diakui gelandang andalan Bayern Munich, Joshua Kimmich, dalam konferensi pers pra-pertandingannya. Pemain internasional Jerman tersebut menyoroti bagaimana pertemuan dua klub terbesar di dunia adalah momen istimewa.

“Ini selalu menjadi pertandingan yang sangat spesial. Bagi saya, Real Madrid dan Bayern Munich adalah dua klub terbesar di dunia,” ujar Kimmich.

Makna Laga Istimewa bagi Joshua Kimmich

Kimmich menjelaskan bahwa pelatih timnya tidak biasanya membuat banyak perubahan tergantung pada pertandingan. Namun, seluruh tim merasakan bahwa perempat final melawan Real Madrid ini adalah sesuatu yang istimewa, dan mereka sangat menantikannya.

“Sebagai seorang anak, saya sering datang ke stadion bahkan saat tidak ada pertandingan. Bahkan saat itu, saya sudah memahami betapa besarnya laga ini. Ini bukan sekadar pertandingan biasa. Kami berlatih setiap hari untuk momen-momen seperti ini. Saya harap kami akan memainkan pertandingan yang bagus besok,” tambahnya.

Kimmich juga memiliki kenangan dari pertemuan terakhir Bayern Munich dengan Real Madrid di semifinal Liga Champions 2023/24. Pada kesempatan itu, gol-gol telat dari Joselu pada leg kedua di Bernabeu membuat tim tuan rumah lolos ke final.

“Setelah leg pertama, saya pikir kami bisa menang dengan margin yang lebih besar. Di leg kedua, Real Madrid jelas tampil lebih baik, dan kemudian Phonzy [Alphonso Davies] membuat kami unggul dengan gol briliannya,” kenang Kimmich. “Kami kembali ke lapangan dengan pemikiran bahwa kami bisa melakukan lebih baik. Namun, tahun ini kami tidak memiliki pemain yang cedera, sesuatu yang sering terjadi ketika kami datang bermain di sini. Kami sangat senang semua orang tersedia.”

Mengenai atmosfer di Santiago Bernabeu, Kimmich mencatat keistimewaan atmosfer dan para penggemar di sana. Ia mengakui bahwa banyak kali mereka datang dengan niat baik namun meninggalkan lapangan dengan kekecewaan.

“Atmosfer dan para penggemar di sini sangat spesial. Banyak kali kami datang dengan niat baik, tetapi kami pulang dengan kecewa,” kata Kimmich. “Namun, kali ini, leg kedua ada di Munich, itu keuntungan bagi kami.”

Analisis Terhadap Lawan dan Tim

Joshua Kimmich membahas pendekatan Bayern Munich dalam menghadapi Real Madrid. Ia menyatakan bahwa timnya secara umum ingin membuat ciri khas mereka di setiap pertandingan, namun juga akan sedikit beradaptasi dengan gaya bermain khas Real Madrid.

“Secara umum, kami ingin membuat ciri khas kami di setiap pertandingan. Real Madrid memiliki gaya tertentu. Mereka bisa menciptakan bahaya dalam situasi apa pun. Penting untuk memaksakan kekuatan kami di lapangan. Tentu saja, kami juga akan sedikit beradaptasi dengan Real Madrid,” jelasnya.

Gelandang Bayern Munich itu juga memberikan pembaruan mengenai penyerang bintang Harry Kane. Menurutnya, Kane adalah pemain yang sangat penting dan menjadi faktor kunci dalam permainan tim karena ia bukan hanya seorang finisher murni.

“Harry sangat penting bagi kami, itu jelas. Dia adalah faktor kunci dalam permainan kami karena dia bukan hanya seorang finisher murni. Dia adalah pemimpin alami, panutan sejati,” ujar Kimmich. “Dia memiliki mentalitas spesial untuk seorang pemain menyerang. Penting baginya untuk berada di lapangan besok untuk memberikan kepemimpinannya.”

Ketika ditanya mengenai penyerang andalan Real Madrid, Kylian Mbappe, Kimmich menjawab bahwa Mbappe dapat membantu tim mana pun. Ia memiliki kualitas individu yang luar biasa dan sering menjadi penentu di banyak pertandingan, bahkan yang paling ketat sekalipun.

“Mbappe membantu tim mana pun. Dia memiliki kualitas individu yang luar biasa. Dia adalah kapten tim nasional Prancis. Musim ini dia telah memutuskan banyak pertandingan, bahkan yang paling ketat sekalipun. Dia adalah senjata mematikan. Saya sudah sering bermain melawannya; kami tahu apa yang harus diharapkan,” jawab Kimmich.

Kimmich juga ditanyai tentang kemenangan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City. Meskipun tidak menonton pertandingan tersebut secara langsung, ia merasa bahwa Real Madrid layak lolos dari babak tersebut.

“Saya tidak menonton pertandingan itu. Tapi itu Real Madrid, dan hal-hal kadang berbeda di sini. Kami mungkin berharap City mendominasi. Jadi, sangat mengesankan melihat mereka lolos,” Kimmich mengatakan. “City dan Real telah sering berhadapan. Real telah lolos beberapa kali, meskipun terkadang kami merasa itu tidak pantas. Tapi kali ini melawan City, itu pantas.”