John Herdman Tiba di Tanah Air, Siap Pimpin Era Baru Timnas Indonesia
Pelatih baru Tim Nasional Indonesia, John Herdman, telah tiba di Tanah Air pada Sabtu (10/1), menandai dimulainya era kepelatihan baru bagi skuad Garuda. Juru taktik berkebangsaan Inggris ini mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, bersama keluarga dan asistennya. Kedatangan Herdman disambut antusiasme tinggi, mengingat rekam jejaknya yang cemerlang dalam membawa tim nasional Kanada ke panggung dunia.
Herdman akan segera diperkenalkan secara resmi oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam waktu dekat dan akan langsung mengemban tugas untuk mempersiapkan tim hingga Piala Asia 2027. Penunjukannya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia diumumkan secara resmi oleh PSSI pada Sabtu (3/1/2026), menggantikan pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert.
PSSI menaruh harapan besar di pundak Herdman, yang dikontrak dengan skema jangka panjang 2+2 tahun untuk menangani Timnas Senior dan U-23. Kontrak ini berpotensi membentang hingga tahun 2030, sejalan dengan ambisi federasi untuk menembus putaran final Piala Dunia. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, secara khusus menegaskan bahwa target utama yang diemban Herdman adalah membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Selain target jangka panjang tersebut, Herdman juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing Indonesia di Piala Asia 2027. PSSI juga telah menetapkan syarat mutlak bagi Herdman untuk berdomisili di Indonesia selama masa jabatannya.
Hal ini bertujuan agar sang pelatih dapat memantau langsung perkembangan pemain di kompetisi Liga 1 dan kelompok umur, serta memahami secara mendalam kultur sepak bola nasional. Selain itu, Herdman diminta untuk melibatkan pelatih lokal dalam struktur kepelatihan Timnas guna mendorong transfer pengetahuan dan meningkatkan kualitas sumber daya pelatih nasional.
Herdman sendiri menyatakan ketertarikannya melatih Indonesia karena melihat potensi talenta yang besar, mirip dengan situasi di Kanada yang pernah ia tangani.
“Apa yang saya lihat, kumpulan talenta itu ada. Rasanya sangat mirip dengan Kanada. Negara besar, potensi besar dengan pemain lokal, tetapi juga kemampuan merekrut pemain dwikewarganegaraan dan mereka sudah memulai perjalanan itu,” ujar Herdman.
Ia juga terkesan dengan antusiasme tinggi para suporter sepak bola Indonesia, yang menurutnya penting untuk menuntaskan proyeknya.
Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, John Herdman dikenal sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara ke ajang Piala Dunia FIFA. Bersama Timnas Putri Kanada, Herdman sukses meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016.
Sementara itu, ia mengukir sejarah dengan membawa Timnas Putra Kanada lolos ke Piala Dunia Qatar 2022 setelah 36 tahun absen, sekaligus mendongkrak peringkat FIFA Kanada dari posisi 77 ke 33 dunia. Pengalaman ini menjadi modal berharga bagi Herdman untuk mereplikasi transformasi serupa di sepak bola Indonesia.
Herdman diperkirakan akan menerima gaji sekitar US$40.000 per bulan atau setara Rp670 juta. Angka ini tergolong lebih rendah dibandingkan pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Setelah perkenalan resminya, Herdman akan menghadapi jadwal padat bersama Timnas Indonesia. Agenda terdekat mencakup FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23-31 Maret 2026, dilanjutkan dengan FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November. Selain itu, Herdman juga akan memimpin Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026.