Joao Cancelo Sebut Lamine Yamal Masuk 3 Daftar Pemain Paling Berbakat di Dunia
Bek sayap Barcelona, Joao Cancelo, melontarkan pujian luar biasa kepada rekan setimnya yang masih muda, Lamine Yamal, dengan menyebutnya sebagai salah satu dari tiga pemain paling berbakat di dunia saat ini. Pernyataan ini menegaskan status Yamal yang terus meroket di kancah sepak bola internasional, bahkan di mata pemain sekaliber seperti Cancelo.
Dalam sebuah wawancara yang dikutip oleh media olahraga, Cancelo menyatakan kekagumannya terhadap evolusi pesat yang ditunjukkan oleh Yamal. “Lamine telah mengalami evolusi yang luar biasa. Jika dia bukan yang terbaik di dunia, dia pasti masuk tiga besar,” ujar Cancelo. Ia menambahkan bahwa bermain bersama pemain seusia Yamal merupakan sebuah kehormatan, terutama mengingat talenta dan kematangan yang telah ia tunjukkan di usia yang sangat muda.
Talenta Luar Biasa dan Mentalitas Juara
Usia Yamal yang baru menginjak 18 tahun tidak menghalanginya untuk tampil impresif di level tertinggi. Cancelo menyoroti tidak hanya bakat teknis Yamal, tetapi juga mentalitasnya yang kuat dalam menghadapi tekanan. “Dia memakai jersey yang berat dan nomor punggung yang penting, dan dia berada di puncak. Jersey itu tidak membebaninya,” ungkap Cancelo, memuji kemampuan Yamal untuk tampil maksimal meskipun berada di bawah sorotan besar bersama klub sekelas Barcelona.
Performa konsisten Yamal di musim 2025/2026 semakin memperkuat klaim tersebut. Ia telah mencatatkan 14 gol dan 9 assist dalam 26 pertandingan La Liga, dengan rata-rata rating pemain yang sangat tinggi. Kemampuannya dalam melewati lawan (dribbling) juga menjadi sorotan, di mana ia termasuk dalam pemain dengan persentase penyelesaian dribel tertinggi di La Liga.
Cancelo dan Perannya di Barcelona
Joao Cancelo sendiri telah menjadi pemain penting bagi Barcelona sejak kepindahannya kembali ke klub tersebut. Pada paruh kedua musim 2025/2026, ia telah menjadi starter reguler dan menunjukkan kontribusi signifikan, terutama di posisi bek kiri. Kehadirannya memberikan dimensi taktis yang berbeda, memungkinkan tim untuk mengeksploitasi ruang dengan berbagai cara dan menciptakan duet yang solid di sisi kanan bersama Yamal.
Pemain berusia 31 tahun ini memiliki rekam jejak yang gemilang, pernah meraih berbagai gelar bergengsi bersama Manchester City, Juventus, dan Bayern Munich. Keputusannya untuk kembali ke Barcelona, meskipun sempat ada tawaran dari klub lain, menunjukkan komitmennya terhadap klub Catalan tersebut. Barcelona pun berupaya keras untuk mempertahankan Cancelo di musim mendatang, dengan pembicaraan intensif bersama klubnya saat ini, Al Hilal.
Prospek Cerah Lamine Yamal
Pujian dari Joao Cancelo hanya menambah daftar panjang apresiasi yang diterima Lamine Yamal. Sejak debutnya di usia muda, Yamal telah menunjukkan potensi luar biasa dan menjadi salah satu aset paling berharga bagi Barcelona. Banyak pengamat sepak bola memprediksi bahwa Yamal akan menjadi salah satu bintang terbesar di masa depan.
Dengan dukungan dari pemain senior seperti Cancelo dan terus berkembangnya performanya, Lamine Yamal diprediksi akan terus mencetak sejarah di dunia sepak bola. Kemampuannya untuk tampil tanpa beban di bawah tekanan besar menjadi modal utama bagi kelanjutan kariernya yang cemerlang.