— Persebaya Surabaya masih dibayangi persoalan cedera pemain menjelang pertandingan penting melawan Semen Padang pada Jumat, 15 Mei 2026. Duel pekan ke-33 Liga Super Indonesia tersebut menjadi laga krusial bagi Bajol Ijo dalam upaya mempertahankan posisi di papan atas klasemen.

Dua pemain utama Persebaya, Koko Ari dan Malik Risaldi, mengalami masalah fisik usai pertandingan melawan Persis Solo di Stadion Manahan pada Sabtu (9/5/2026).

Dalam laga tersebut, kedua pemain bahkan harus ditarik keluar oleh tim pelatih karena kondisi mereka dinilai tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan hingga akhir.

Situasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi pelatih Bernardo Tavares yang tengah mempersiapkan tim menghadapi dua laga terakhir musim ini.

Kondisi Koko Ari Mulai Membaik

Kabar positif datang dari kondisi Koko Ari. Chief Medical Officer Persebaya, Pratama Wicaksana Wijaya, memastikan pemain tersebut tidak mengalami cedera serius.

Menurut dokter yang akrab disapa Tommy itu, Koko hanya mengalami kram saat pertandingan melawan Persis Solo berlangsung. Setelah menjalani pemulihan dan komunikasi intensif dengan tim medis, kondisi sang pemain dilaporkan mulai membaik.

Tim medis Persebaya kini terus memantau perkembangan kebugaran Koko Ari agar bisa kembali berada dalam kondisi optimal sebelum laga kontra Semen Padang.

Meski demikian, keputusan akhir terkait kemungkinan tampil atau tidaknya sang pemain masih akan ditentukan mendekati hari pertandingan.

Malik Risaldi Masih Dipantau Tim Medis

Sementara itu, kondisi Malik Risaldi masih membutuhkan perhatian lebih lanjut. Pemain yang menjadi salah satu andalan lini serang Bajol Ijo tersebut masih menjalani pemeriksaan terkait kondisi fisiknya setelah pertandingan terakhir.

Tim medis Persebaya belum memberikan kepastian penuh mengenai kesiapan Malik untuk tampil menghadapi Semen Padang. Namun, peluang pemain tersebut untuk dimainkan masih terbuka jika proses pemulihannya berjalan lancar.

Kehadiran Malik tentu sangat dibutuhkan oleh Persebaya mengingat kontribusinya cukup besar sepanjang musim ini, terutama dalam membangun serangan dan membuka ruang di lini depan.

Absennya Malik berpotensi memengaruhi keseimbangan permainan Persebaya, terlebih pertandingan melawan Semen Padang diprediksi berlangsung ketat dan membutuhkan performa terbaik dari seluruh pemain inti.

Tim Medis Bergerak Cepat Pulihkan Kondisi Pemain

Secara umum, kondisi skuad Persebaya disebut cukup baik setelah laga melawan Persis Solo. Tim medis bergerak cepat memberikan penanganan kepada para pemain yang mengalami keluhan fisik usai pertandingan.

Penanganan dilakukan secara menyeluruh oleh dokter tim dan fisioterapis demi memastikan kebugaran pemain tetap terjaga menjelang akhir musim kompetisi.

Selain fokus pada proses pemulihan cedera, staf pelatih juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik seluruh pemain. Jadwal pertandingan yang padat membuat proses recovery menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga performa tim.

Bernardo Tavares bahkan memberikan tambahan waktu istirahat kepada skuadnya agar para pemain dapat memulihkan tenaga secara maksimal sebelum bertolak menghadapi Semen Padang.

Persebaya Ingin Tetap Kompetitif di Dua Laga Tersisa

Persebaya saat ini masih bersaing untuk mengamankan posisi terbaik di klasemen Liga Super Indonesia 2025/2026. Karena itu, kondisi kebugaran pemain menjadi aspek vital dalam menghadapi dua laga penentuan di akhir musim.

Dengan kekuatan skuad yang ada, Bajol Ijo tetap optimistis mampu meraih hasil positif meski dihantam masalah cedera.

Dukungan penuh dari suporter serta kerja keras tim medis diharapkan bisa membantu Persebaya tampil maksimal dan menjaga peluang finis di papan atas klasemen musim ini.