Henrikh Mkhitaryan Akui Masa Depannya di Inter Milan Masih Abu-abu
Henrikh Mkhitaryan terus menunjukkan bahwa usia hanyalah angka. Di usianya yang hampir menyentuh 37 tahun, gelandang asal Armenia itu tetap menjadi salah satu pemain paling konsisten dan penting dalam skuad Inter Milan musim ini. Performanya tidak hanya mengesankan dari sisi permainan, tetapi juga menjadi contoh profesionalisme dan dedikasi bagi para pemain muda.
Dalam laga kontra AS Roma akhir pekan lalu, Mkhitaryan mencatat jarak tempuh sekitar 12 kilometer, menjadikannya pemain dengan pergerakan terjauh di lapangan. Statistik itu menegaskan bahwa stamina dan etos kerjanya masih berada di level elite. Ia mampu menjaga ritme permainan, menekan lawan, dan mengatur aliran bola dengan ketenangan luar biasa.
Christian Chivu, pelatih Inter saat ini, tampaknya tak ragu untuk terus mengandalkan pemain berpengalaman tersebut di tengah padatnya jadwal kompetisi. Meski Inter memiliki gelandang muda potensial seperti Luka Sucic, peran Mkhitaryan di lini tengah tetap tak tergantikan. Ia menjadi sosok yang mampu menyeimbangkan transisi antara bertahan dan menyerang dengan sempurna.
Etos Kerja dan Kebugaran yang Jadi Panutan
Mkhitaryan dikenal memiliki disiplin tinggi dalam menjaga kondisi fisiknya. Setiap musim, ia selalu menyiapkan diri dengan latihan tambahan di luar jadwal klub. Hal ini membuatnya tetap bugar dan siap tampil di laga penting, bahkan saat menghadapi jadwal berat di Serie A maupun Liga Champions.
“Dia adalah pemain yang tidak pernah menyerah. Cara dia berlatih dan mempersiapkan diri sangat luar biasa,” ungkap salah satu staf pelatih Inter. “Anak-anak muda di tim ini belajar banyak darinya terutama tentang bagaimana menjaga tubuh dan mental tetap kuat di usia yang tak lagi muda.”
Dengan kemampuannya membaca permainan dan menyesuaikan tempo laga, Mkhitaryan menjadi motor penggerak lini tengah Inter. Ia tidak hanya menjadi pengatur serangan, tetapi juga sering membantu pertahanan dengan tekanan tinggi dan intersepsi di area vital. Tak heran, Chivu menilai Mkhitaryan sebagai pemain paling penting dalam menjaga keseimbangan tim.
Masa Depan Henrikh Mkhitaryan Masih Abu-abu
Kontrak Henrikh Mkhitaryan bersama Inter Milan akan habis pada akhir musim 2025/2026. Meski sempat muncul kabar bahwa ia mempertimbangkan untuk pensiun, sang pemain belum mengambil keputusan final. Dalam sebuah wawancara dengan media Italia, Mkhitaryan menegaskan bahwa dirinya masih menikmati permainan dan akan mempertimbangkan semua opsi dengan matang.
“Saya tidak ingin terburu-buru memutuskan apa pun. Saya masih merasa bugar, masih menikmati setiap pertandingan. Tapi semua bergantung pada kondisi fisik dan keputusan klub,” ujar Mkhitaryan.
Inter sendiri diyakini masih ingin mempertahankan sang veteran, mengingat perannya yang krusial di ruang ganti dan di atas lapangan. Klub juga menilai pengalamannya sangat berharga, terutama untuk membimbing para pemain muda yang mulai mendapat kepercayaan dari Cristian Chivu.