— Bali United berhasil mengakhiri perjalanan mereka di Liga Super Indonesia musim 2025/2026 dengan kemenangan tipis atas Dewa United FC. Bermain di Banten International Stadium, Jumat (22/5/2026) malam WIB, Serdadu Tridatu sukses menang dengan skor 1-0 lewat gol semata wayang Kadek Agung.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal karena kedua tim sama-sama tampil menyerang. Dewa United mencoba memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri, sementara Bali United tampil disiplin sambil mengandalkan serangan balik cepat.

Meski hanya berstatus laga penutup musim, duel ini tetap berjalan dengan tensi tinggi. Kedua tim ingin menutup kompetisi dengan hasil positif demi memperbaiki posisi di klasemen akhir Liga Super Indonesia.

Kemenangan tersebut membuat Bali United berhasil naik ke posisi ketujuh klasemen dengan raihan 51 poin. Di sisi lain, Dewa United harus puas finis di posisi keenam setelah mengoleksi 53 poin dari seluruh pertandingan musim ini.

Dewa United Sempat Mengancam di Awal Laga

Dewa United sebenarnya tampil cukup agresif sejak awal pertandingan dimulai. Tim tuan rumah langsung mencoba mengambil inisiatif serangan untuk menekan pertahanan Bali United.

Peluang emas pertama datang pada menit ke-10 ketika Alex Martins berhasil membobol gawang Bali United lewat sundulan keras setelah menerima umpan kepala dari Ricky Kambuaya. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena Alex Martins lebih dulu berada dalam posisi offside.

Keputusan tersebut sempat memicu protes dari para pemain Dewa United. Meski demikian, pertandingan tetap berlanjut dengan intensitas tinggi.

Dua menit berselang, Noah Sadaoui kembali memberikan ancaman lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Akan tetapi, bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Bali United.

Tekanan Dewa United terus berlanjut pada menit ke-13. Ricky Kambuaya memperoleh peluang emas setelah berhasil lolos dari kawalan pemain belakang lawan dan berhadapan langsung dengan kiper Bali United.

Namun, penjaga gawang Bali United tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut. Kegagalan memanfaatkan sejumlah kesempatan emas membuat Dewa United mulai kehilangan momentum permainan.

Bali United Mulai Keluar Menyerang

Setelah bertahan cukup lama dari tekanan tuan rumah, Bali United perlahan mulai berani keluar menyerang. Serdadu Tridatu beberapa kali mencoba membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek dari lini tengah.

Peluang berbahaya pertama Bali United hadir pada menit ke-26. Thijmen Goppel melepaskan tendangan spektakuler dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut gawang.

Namun, kiper Dewa United Sonny Stevens masih mampu melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang tersebut. Aksi Stevens membuat skor tetap bertahan imbang tanpa gol.

Memasuki akhir babak pertama, tempo pertandingan semakin meningkat. Bali United mulai lebih percaya diri dalam menyerang dan beberapa kali memaksa lini pertahanan Dewa United bekerja ekstra keras.

Usaha tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-42. Berawal dari skema sepak pojok yang dieksekusi Teppei Yachida, Kadek Agung berhasil menyambut bola dengan sundulan akurat yang gagal dihentikan Sonny Stevens.

Gol tersebut membuat Bali United unggul 1-0 sekaligus membungkam publik tuan rumah di Banten International Stadium.

Dewa United Gagal Manfaatkan Peluang

Tertinggal satu gol membuat Dewa United mencoba tampil lebih menyerang pada babak kedua. Tim asuhan Jan Olde Riekerink berusaha meningkatkan tekanan demi mencari gol penyeimbang.

Namun Bali United justru hampir menggandakan keunggulan di awal babak kedua. Teppei Yachida nyaris mencatatkan namanya di papan skor setelah berhasil mengecoh kiper lawan.

Sayangnya, sontekan pemain asal Jepang tersebut masih membentur mistar gawang. Peluang emas itu membuat Bali United semakin percaya diri mengendalikan pertandingan.

Di sisi lain, Dewa United terus mencoba menekan melalui pergerakan Alex Martins dan Ricky Kambuaya. Akan tetapi, lini pertahanan Bali United tampil sangat disiplin sepanjang babak kedua.

Beberapa peluang yang didapat Dewa United juga gagal dimaksimalkan menjadi gol. Penyelesaian akhir yang kurang tenang menjadi masalah utama tuan rumah dalam pertandingan ini.

Kadek Agung Jadi Penentu Kemenangan Serdadu Tridatu

Gol Kadek Agung akhirnya menjadi pembeda dalam laga tersebut. Hingga peluit panjang dibunyikan, Dewa United tidak mampu mencetak gol balasan dan harus menerima kekalahan tipis 0-1 di kandang sendiri.

Kemenangan ini menjadi penutup manis bagi Bali United di akhir musim Liga Super Indonesia 2025/2026. Selain membawa pulang tiga poin, Serdadu Tridatu juga berhasil menunjukkan mentalitas kuat saat menghadapi salah satu tim papan atas kompetisi.

Sementara itu, Dewa United harus mengakhiri musim dengan hasil mengecewakan setelah gagal memanfaatkan laga kandang untuk mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.