— Borneo FC sukses membawa pulang tiga poin penting usai menaklukkan Bali United dengan skor dramatis 3-2 dalam lanjutan pekan ke-32 Liga Super Indonesia 2025/2026. Duel panas yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (11/5/2026) malam WIB berlangsung sengit hingga menit-menit akhir pertandingan.

Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada pekan ke-32 karena menghadirkan banyak drama. Mulai dari lima gol tercipta, gol yang dianulir karena offside, penalti, hingga tensi tinggi sepanjang babak kedua.

Kemenangan tersebut membuat Borneo FC tetap menjaga peluang dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini. Pesut Etam terus memberikan tekanan kepada Persib Bandung di papan atas klasemen sementara.

Sementara itu, Bali United harus menerima kenyataan pahit gagal mengamankan poin di kandang sendiri meski sempat unggul lebih dahulu pada babak pertama.

Bali United Tampil Meyakinkan di Awal Pertandingan

Sejak menit awal pertandingan, Bali United langsung mencoba mengambil kendali permainan. Dukungan penuh suporter tuan rumah membuat Serdadu Tridatu tampil agresif dengan tekanan cepat dari sisi sayap.

Borneo FC yang datang dengan misi wajib menang sempat kesulitan mengembangkan permainan pada awal laga. Tim asuhan Fabio Lefundes lebih banyak bertahan sambil menunggu peluang melalui serangan balik.

Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-21. Teppei Yachida sukses membawa Bali United unggul 1-0 setelah memanfaatkan umpan matang dari Boris Kopitovic.

Gol tersebut membuat atmosfer Stadion Dipta semakin bergemuruh. Bali United semakin percaya diri dan beberapa kali mengancam pertahanan tim tamu melalui kombinasi Irfan Jaya dan Thijmen Goppel.

Meski tampil dominan dalam penguasaan bola, Bali United gagal menambah keunggulan hingga babak pertama usai. Borneo FC mampu bertahan dengan cukup disiplin sehingga skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Pergantian Pemain Jadi Titik Balik Borneo FC

Memasuki babak kedua, Fabio Lefundes langsung melakukan perubahan penting dengan memasukkan Kaio Nunes dan Komang Teguh.

Pergantian tersebut terbukti efektif karena permainan Borneo FC berubah drastis. Pesut Etam tampil lebih agresif dan berani menekan lini belakang Bali United.

Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-49. Mariano Peralta sukses mencetak gol penyama kedudukan usai memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali berjalan terbuka.

Momentum kebangkitan Borneo FC terus berlanjut. Tim tamu semakin percaya diri dalam membangun serangan dan beberapa kali merepotkan pertahanan Bali United.

Pada menit ke-74, Borneo FC mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di area terlarang. Mariano Peralta yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Pesut Etam berbalik unggul 2-1.

Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Bali United berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-76 lewat gol bunuh diri Caxambu saat mencoba menghalau bola di depan gawang.

Juan Villa Jadi Penentu Kemenangan Pesut Etam

Drama pertandingan belum berhenti. Saat laga terlihat akan berakhir imbang, Juan Villa muncul sebagai pahlawan kemenangan Borneo FC.

Gelandang asal Kolombia tersebut berhasil mencetak gol pada menit ke-79 setelah menerima assist dari Kaio Nunes. Gol itu membawa Borneo FC kembali unggul 3-2 atas Bali United.

Memasuki menit-menit akhir pertandingan, tensi laga semakin meningkat. Wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit, namun pertandingan berlangsung hingga melewati menit ke-100 akibat beberapa insiden dan pemeriksaan situasi di lapangan.

Borneo FC sebenarnya sempat mencetak dua gol tambahan melalui Koldo Obieta dan Juan Villa. Akan tetapi, kedua gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside.

Di sisi lain, Bali United terus mencoba menekan demi mencari gol penyama kedudukan. Johnny Jansen memasukkan beberapa pemain ofensif seperti Jens Raven dan Mirza Mustafic untuk meningkatkan daya serang.

Meski terus ditekan hingga detik terakhir, pertahanan Borneo FC mampu bertahan dengan solid. Peluit panjang akhirnya memastikan kemenangan dramatis 3-2 untuk Pesut Etam.

Hasil ini membuat persaingan papan atas Liga Super Indonesia 2025/2026 semakin panas jelang dua pekan terakhir musim ini.