Fabrizio Romano: Ole Gunnar Solskjaer Siap Kembali ke Manchester United

Jurnalis kenamaan Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa Ole Gunnar Solskjaer memiliki niat kuat untuk kembali menangani Manchester United apabila tawaran tersebut datang. Keputusan ini muncul di tengah memanasnya situasi di klub.

Manchester United dilaporkan telah memecat manajer Ruben Amorim beserta stafnya pada Senin pagi. Sang pelatih asal Portugal itu disebut-sebut menyegel nasibnya sendiri setelah konferensi pers yang emosional pasca hasil imbang pada hari Minggu.

Posisi Amorim kemudian digantikan oleh pelatih tim U-18, Darren Fletcher. Pria Skotlandia berusia 41 tahun itu akan memimpin Setan Merah dalam pertandingan melawan Burnley di Turf Moor pada Rabu, dan kemungkinan juga di laga Piala FA melawan Brighton pada Minggu.

Namun, Fletcher diperkirakan tidak akan lama menjabat sebagai pelatih tim utama. Klub dikabarkan tengah mencari sosok yang lebih berpengalaman untuk mengisi posisi manajer interim hingga akhir musim.

Ole Gunnar Solskjaer Jadi Pilihan Utama

Dalam video terbaru yang diunggah di kanal YouTube resminya, Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa Solskjaer merupakan opsi serius untuk peran interim. Jurnalis asal Italia itu juga menyebut nama Michael Carrick sebagai alternatif, namun Ole Gunnar Solskjaer tetap menjadi favorit.

Romano menegaskan bahwa Solskjaer akan sangat antusias menerima kesempatan kembali ke Carrington. Ia menambahkan bahwa sang mantan pelatih ‘tidak peduli’ soal besaran gaji, durasi kontrak, atau target gelar. Prioritas utamanya adalah memberikan dukungan yang dibutuhkan United di masa-masa sulit ini.

Pria berusia 52 tahun itu dikabarkan telah menyampaikan kepada orang-orang terdekatnya bahwa ia ‘siap’ untuk kembali ke klub yang sangat dicintainya.

Legenda Klub dan Kenangan Manis

Solskjaer tetap menjadi legenda absolut bagi Manchester United. Ia menghabiskan 11 tahun terakhir masa bermainnya di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.

Gol kemenangannya di final Liga Champions 1999 melawan Bayern Munich bahkan dianggap sebagai gol paling ikonik dalam sejarah klub yang gemilang. Ini menjadi bukti betapa berartinya peran Solskjaer bagi United.

Sebelumnya, ia sempat menjabat sebagai caretaker pada Desember 2018 menggantikan Jose Mourinho. Setelah awal yang menjanjikan, MUFC memberinya kontrak permanen empat bulan kemudian.

Sayangnya, seperti yang sering terjadi di Manchester United dalam 12 tahun terakhir, masa kepelatihan Solskjaer berakhir dengan pemecatan pada Desember 2021. Meskipun demikian, pelatih asal Norwegia ini bertahan lebih lama dibandingkan pelatih lainnya di era pasca-Ferguson.

Banyak penggemar yang masih menganggap periode kepelatihannya sebagai yang paling menghibur, terutama dari segi gaya bermain yang ditampilkan tim.