Detak.Media — Nasib Dani Carvajal menuju Piala Dunia 2026 kini berada dalam situasi yang tidak menentu. Bek kanan veteran milik Real Madrid tersebut terancam gagal masuk skuad Timnas Spanyol akibat rentetan cedera yang terus menghantuinya sepanjang musim 2025/2026.
Situasi terbaru semakin memperburuk peluang Carvajal tampil di turnamen terbesar dunia itu setelah dirinya mengalami cedera retak tulang pada jari kaki kanan saat menjalani sesi latihan bersama Real Madrid pada awal Mei 2026.
Cedera tersebut membuat pemain berusia 34 tahun itu diperkirakan harus menepi hingga akhir musim. Kondisi ini jelas menjadi pukulan besar bagi Carvajal yang sedang berusaha kembali mendapatkan kepercayaan di level internasional.
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, pun memberikan sinyal bahwa Carvajal wajib membuktikan kondisi fisik dan performanya sebelum bisa dipertimbangkan masuk skuad final Piala Dunia 2026.
Musim Sulit yang Dipenuhi Cedera
Sepanjang musim 2025/2026, Carvajal memang lebih sering berkutat dengan masalah kebugaran dibanding tampil reguler di lapangan. Ia mengalami beberapa cedera berbeda yang membuat menit bermainnya sangat terbatas.
Bek senior tersebut sempat mengalami cedera ligamen krusiat, masalah hamstring, hingga gangguan lutut yang berulang. Akibat kondisi tersebut, Carvajal hanya mampu mencatatkan sekitar 19 penampilan dengan total waktu bermain yang minim hingga April 2026.
Cedera terbaru pada jari kaki kanan menjadi masalah tambahan yang semakin menyulitkan situasinya. Dengan waktu pemulihan yang cukup panjang, peluang tampil konsisten sebelum Piala Dunia semakin kecil.
Minimnya kontribusi di level klub turut berdampak pada karier internasionalnya. Sepanjang tahun 2025, Carvajal hanya mencatat satu penampilan bersama Timnas Spanyol.
Bahkan pada agenda internasional Maret 2026 lalu, namanya tidak masuk daftar skuad pilihan Luis de la Fuente. Sang pelatih lebih memilih pemain yang dinilai berada dalam kondisi lebih siap secara fisik.
Persaingan di Posisi Bek Kanan Semakin Ketat
Absennya Carvajal membuka jalan bagi pemain lain untuk mengambil alih posisi bek kanan utama Timnas Spanyol. Dua nama yang kini menjadi pilihan utama adalah Pedro Porro dan Marcos Llorente.
Pedro Porro tampil impresif bersama Tottenham Hotspur, sementara Marcos Llorente terus menunjukkan konsistensi bersama Atletico Madrid.
Keduanya dinilai lebih stabil secara performa dan kebugaran dibanding Carvajal musim ini. Situasi tersebut membuat persaingan di posisi bek kanan Timnas Spanyol semakin sulit bagi pemain senior Real Madrid itu.
Luis de la Fuente juga menegaskan bahwa pemilihan pemain untuk Piala Dunia tidak akan didasarkan pada reputasi atau sejarah masa lalu. Semua pemain wajib menunjukkan performa terbaik untuk mendapatkan tempat di skuad.
Meski begitu, sang pelatih tetap mengakui pentingnya sosok Carvajal di ruang ganti Timnas Spanyol. Pengalaman dan kepemimpinannya masih dianggap memiliki pengaruh besar bagi tim.
Masa Depan di Real Madrid Juga Belum Jelas
Di tengah ketidakpastian bersama Timnas Spanyol, masa depan Carvajal di level klub juga mulai menjadi sorotan. Kontraknya bersama Real Madrid akan berakhir pada Juni 2026 dan hingga kini belum ada kepastian soal perpanjangan kontrak.
Manajemen Los Blancos disebut tengah fokus melakukan regenerasi skuad, terutama di lini pertahanan. Situasi tersebut membuat peluang Carvajal bertahan di Santiago Bernabeu semakin tipis.
Jika gagal pulih sepenuhnya dalam beberapa bulan ke depan, bukan hanya tempat di Timnas Spanyol yang terancam hilang, tetapi juga karier panjangnya bersama Real Madrid bisa segera berakhir.
Dengan Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni mendatang, Carvajal kini berpacu dengan waktu untuk membuktikan dirinya masih layak bersaing di level tertinggi.
Ikuti Detak.Media
