— Semen Padang dipastikan tidak akan diperkuat salah satu pemain pentingnya saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-33 Liga Super Indonesia 2025/2026.

Gelandang bertahan andalan Kabau Sirah, Alhassan Wakaso, harus absen karena masih menjalani proses pemulihan cedera hamstring. Pertandingan antara Semen Padang dan Persebaya sendiri dijadwalkan berlangsung di GOR Haji Agus Salim pada Jumat, 15 Mei 2026.

Absennya Wakaso menjadi kehilangan besar bagi Semen Padang mengingat perannya cukup vital di lini tengah sepanjang musim ini. Pemain asal Ghana tersebut dikenal sebagai sosok penting dalam menjaga keseimbangan permainan sekaligus membantu pertahanan tim.

Kondisi Pemain Lain Disebut Siap Tempur

Manajer Semen Padang, Masykur Rauf, memastikan bahwa selain Wakaso, kondisi pemain lain berada dalam keadaan cukup baik jelang laga kandang kontra Persebaya.

Menurutnya, tim pelatih terus mempersiapkan skuad secara maksimal agar dapat tampil kompetitif meski musim ini berjalan sulit bagi Kabau Sirah.

Ia menegaskan bahwa Semen Padang tetap memiliki motivasi tinggi untuk meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri. Persiapan intensif terus dilakukan demi menghadapi kekuatan Persebaya yang saat ini sedang bersaing di papan atas klasemen.

Meski hasil pertandingan nanti tidak lagi memengaruhi nasib mereka di kompetisi musim depan, Semen Padang tetap ingin menutup musim dengan hasil positif.

Semen Padang Tetap Ingin Tampil Maksimal

Semen Padang memang sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 2 musim depan bersama PSBS Biak. Klub asal Sumatera Barat itu saat ini berada di posisi ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin.

Meski demikian, semangat juang tim tidak luntur. Kabau Sirah tetap bertekad memberikan perlawanan terbaik di dua laga terakhir musim ini.

Bermain di kandang sendiri menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Semen Padang untuk mempersembahkan hasil positif kepada suporter yang tetap setia mendukung tim sepanjang musim.

Laga melawan Persebaya juga dianggap sebagai kesempatan bagi Semen Padang untuk memperbaiki catatan pertemuan setelah kalah pada putaran pertama musim ini.

Persebaya Tetap Wajib Waspada

Pada pertemuan sebelumnya, Semen Padang harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan Bajol Ijo kala itu dicetak oleh Bruno Moreira di babak kedua.

Hasil tersebut tentu menjadi motivasi tambahan bagi Semen Padang untuk membalas kekalahan ketika bermain di hadapan publik sendiri.

Di sisi lain, Persebaya juga dipastikan tidak akan menjalani pertandingan dengan mudah. Tim asuhan Bernardo Tavares masih membutuhkan poin untuk menjaga peluang finis di posisi terbaik klasemen akhir Liga Super League musim ini.

Karena itu, duel antara kedua tim diprediksi berlangsung sengit meski Semen Padang sudah dipastikan terdegradasi.

Kabau Sirah Ingin Tutup Musim dengan Harga Diri

Bagi Semen Padang, dua pertandingan terakhir musim ini bukan hanya soal hasil akhir di klasemen. Tim ingin menunjukkan profesionalisme dan semangat bertanding hingga kompetisi benar-benar berakhir.

Absennya Wakaso memang menjadi tantangan tersendiri bagi lini tengah Kabau Sirah. Namun, staf pelatih diyakini telah menyiapkan alternatif strategi untuk menjaga keseimbangan permainan menghadapi tekanan Persebaya.

Dukungan penuh suporter di GOR Haji Agus Salim juga diharapkan mampu memberikan tambahan motivasi bagi para pemain untuk tampil lebih percaya diri.

Dengan kondisi tersebut, pertandingan Semen Padang kontra Persebaya diprediksi tetap menghadirkan tensi tinggi meski kedua tim datang dengan situasi klasemen yang berbeda di penghujung musim Liga Super League 2025/2026.