Buntut Kartu Merah, Rafael Struick Kirim DM Minta Maaf ke Spasojevic

Penyerang Dewa United Banten FC, Rafael Struick, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada bomber Bhayangkara Presisi Lampung FC, Ilija Spasojevic. Permintaan maaf ini menyusul insiden yang melibatkan keduanya pada pekan ke-16 Liga Super 2025/2026.

Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut diwarnai keributan antara pemain Bhayangkara dan Dewa United di menit-menit akhir. Spasojevic, yang dilanggar oleh Egy Maulana Vikri, menerima hantaman bola dari Rafael Struick. Merasa tidak terima, Spasojevic dan pemain Bhayangkara lainnya berkerumun mendatangi Struick dan Egy.

Insiden tersebut tidak berlangsung lama. Rafael Struick akhirnya harus keluar lapangan setelah diganjar kartu merah oleh wasit. Situasi ini kemudian berlanjut ke ranah personal di luar lapangan.

Melalui pesan langsung (DM) Instagram yang dibagikan oleh Spasojevic di akun pribadinya, @spasogoal, pada Selasa (6/1/2026), Struick menyatakan penyesalannya. “Saudaraku, hari ini sama sekali bukan urusan pribadi. Saya bertindak karena emosi dan itu tidak benar. Maaf dan semoga sukses di musim ini,” tulis Struick.

Spasojevic sendiri merespons permintaan maaf tersebut dengan sikap lapang dada. Ia memuji Struick sebagai aset berharga bagi Tim Nasional Indonesia. “Tidak masalah, adik. Kesalahan adalah bagian dari permainan, kita belajar darinya dan melangkah maju. Semoga sukses dan lakukan yang terbaik, kamu adalah masa depan sepak bola Indonesia,” ujar Spasojevic.

Dalam unggahan yang sama, Spasojevic, yang juga mantan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, menegaskan bahwa ia menerima permintaan maaf Struick. Ia memahami bahwa tensi tinggi selama pertandingan adalah hal yang lumrah terjadi dalam sepak bola.

“Apa pun yang dibutuhkan tim. Peran berbeda, komitmen tetap sama,” kata Spasojevic, menekankan profesionalismenya. Ia menambahkan, “Menghargai permintaan maaf Rafael Struick. Emosi dalam pertandingan. Rasa hormat tetap selalu ada.”

Sebelum insiden tersebut, Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil meraih tiga poin usai menang tipis 1-0 atas Dewa United. Gol tunggal kemenangan The Guardians dicetak oleh Sadat melalui sundulan pada menit ke-43, memanfaatkan umpan dari Moises.

Memasuki babak kedua, Dewa United berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, pada menit ke-51, Bhayangkara FC harus bermain dengan sepuluh orang setelah Wahyu Subo Seto diganjar kartu merah karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Dewa United.