Blunder Fatal Sanchez Bikin Chelsea Kalah, Liam Rosenior Ambil Tanggung Jawab Penuh

London – Kekalahan Chelsea dari Arsenal dalam leg pertama semifinal Piala Liga Inggris diwarnai blunder fatal kiper Robert Sanchez. Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, menegaskan bahwa ia bertanggung jawab penuh atas kesalahan yang berujung pada gol kedua tim tamu tersebut.

Arsenal Raih Kemenangan Tipis di Stamford Bridge

Pertandingan yang digelar di Stamford Bridge pada Kamis (15/1/2026) dini hari WIB, berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Arsenal. Gol-gol The Gunners dicetak oleh Ben White dan Gyokeres, serta satu gol bunuh diri dari pemain Chelsea. Sementara itu, Chelsea hanya mampu membalas melalui dua gol Alejandro Garnacho.

Salah satu momen krusial dalam pertandingan ini adalah kesalahan yang dilakukan oleh Robert Sanchez. Dalam upaya mengantisipasi umpan Ben White, Sanchez gagal mengamankan bola dengan baik, yang kemudian dimanfaatkan oleh Viktor Gyokeres untuk mencetak gol kedua Arsenal.

Rosenior Bela Kipernya, Ambil Tanggung Jawab

Menanggapi insiden tersebut, Liam Rosenior menyatakan bahwa ia tidak akan menyalahkan Robert Sanchez. Menurutnya, kesalahan tersebut merupakan bagian dari proses adaptasi sang kiper terhadap gaya permainan baru yang ia terapkan di Chelsea.

“Ini adalah gol tim, bukan hanya tanggung jawab Rob. Saya meminta Rob untuk melakukan hal-hal yang belum pernah dia lakukan sebelumnya. Saya sudah mengatakan padanya sebelum pertandingan, dan saya sangat jelaskan, ketika pemain saya membuat kesalahan, saya yang bertanggung jawab. Itu tanggung jawab saya,” ujar Rosenior, mengutip dari BBC.

Rosenior menambahkan bahwa Sanchez sebenarnya mampu melakukan penyelamatan kelas dunia di babak kedua yang berpotensi menggagalkan Arsenal. Ia yakin kipernya akan terus berkembang seiring waktu.

“Dia melakukan penyelamatan di babak kedua yang benar-benar berkelas dunia. Itu bisa saja membuat kami tersingkir dari pertandingan. Dia akan berkembang dalam hal pemahaman,” tuturnya.

Pelatih asal Inggris ini mengakui bahwa ia baru memiliki waktu singkat untuk bekerja sama dengan Sanchez, mengingat ini baru pertandingan kedua baginya sebagai pelatih Chelsea dan laga perdana bagi Sanchez di bawah asuhannya. Sebelumnya, Chelsea meraih kemenangan 5-1 atas Charlton di Piala FA dengan Filip Jorgensen sebagai penjaga gawang.

“Ini adalah pertandingan pertama Rob bersama saya. Saya hanya punya dua hari untuk bekerja dengannya. Saya harus meninggalkan jejak saya pada tim. Itulah mengapa saya di sini,” ungkapnya.

Rosenior menegaskan komitmennya untuk melindungi para pemainnya. Ia siap menanggung segala konsekuensi dari instruksi yang diberikannya kepada pemain, termasuk jika instruksi tersebut berujung pada kesalahan.

“Saya tidak ingin melakukannya dengan mengorbankan hasil, tapi saya harus memastikan kita menang sekarang, tapi kita terus berkembang menuju tujuan kita musim ini. Itu margin yang sangat tipis,” lanjut Rosenior. “Ada banyak hal positif dalam penampilan Rob. Yang akan Anda ketahui dari saya adalah saya melindungi pemain saya. Saya meminta dia untuk melakukan hal-hal tertentu. Jika dia membuat kesalahan saat melakukan apa yang saya minta, itu tanggung jawab saya.”

“Saya sangat percaya bahwa dalam jangka panjang, kami akan berkembang sebagai tim dengan pesan-pesan yang kami berikan kepadanya dalam setiap permainan. Tugas saya adalah membantu mereka, bukan menyalahkan mereka,” tegasnya.

Peluang Balas di Leg Kedua

Kekalahan ini membuat Chelsea harus bekerja keras pada leg kedua semifinal Piala Liga Inggris yang akan digelar di Emirates Stadium pada 3 Februari mendatang. Mereka wajib membalas kekalahan jika ingin melaju ke babak selanjutnya.