Benjamin Sesko Yakin Manchester United Akan Bangkit dari Krisis Meski Tanpa Pelatih
Striker muda Manchester United, Benjamin Sesko, menebar optimisme di tengah periode sulit yang dialami klub berjuluk Setan Merah tersebut. Meskipun belum meraih kemenangan sejak pergantian tahun dan tengah dalam masa transisi pasca-pemecatan pelatih Ruben Amorim, Sesko yakin timnya sedang menuju kebangkitan besar.
Optimisme di Tengah Krisis
Manchester United baru saja ditahan imbang 2-2 oleh Burnley di Turf Moor dalam laga debut Darren Fletcher sebagai pelatih interim. Hasil tersebut membuat MU tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara Liga Primer Inggris. Meski demikian, jarak ke zona Liga Champions masih sangat terjangkau.
Sesko melihat adanya semangat juang yang berbeda di ruang ganti dan menilai skuad MU memiliki mentalitas untuk bangkit. “Pastinya. Saya pikir secara umum kami adalah grup yang sangat hebat,” ujar Sesko dengan tegas. “Kami melakukan segalanya untuk mencoba membuktikan diri setiap saat,” tambahnya.
Pemain berusia 22 tahun itu meminta para penggemar untuk tetap percaya pada proses adaptasi tim yang memang membutuhkan waktu. “Kami hanya perlu terus maju, terus berusaha, karena saya pikir kami hebat dan, ya, saya yakin hal-hal besar akan datang,” cetus Sesko.
Pembuktian Sesko dengan Brace
Laga melawan Burnley menjadi panggung pembuktian bagi Sesko. Ia sukses mencetak brace atau dua gol indah. Sejak didatangkan dengan harga mahal dari RB Leipzig, performanya sempat disorot. Namun, dua gol ini menjadi sinyal bahaya bagi lawan.
Sesko merasa koneksi antar pemain mulai terjalin dengan baik, terbukti dari gol-gol yang lahir dari skema serangan yang rapi. “Rasanya luar biasa karena kami menciptakan peluang besar, terutama dengan dua gol itu,” kata Sesko. “Pergerakan yang hebat, bola yang hebat,” pujinya pada rekan setim.
Ia menilai performa di Turf Moor adalah gambaran potensi Manchester United yang sebenarnya. “Dengan situasi seperti ini, kami menunjukkan tim seperti apa kami, apa yang mampu kami lakukan dan, ya, itu bagus untuk masa depan, tentunya,” lanjutnya.
Kecewa Gagal Bawa Pulang Tiga Poin
Meskipun tampil gemilang secara individu, Sesko tidak bisa menutupi kekecewaannya karena gagal membawa pulang tiga poin. Satu poin dirasa belum cukup bagi tim sekelas Manchester United. MU sempat unggul, namun pertahanan mereka kembali kecolongan sehingga lawan mampu memaksakan hasil imbang.
“Jelas terasa mengecewakan karena saya pikir kami sudah berjuang,” ungkapnya kepada MUTV. “Kami memberikan yang terbaik, kami menciptakan banyak peluang,” sambung Sesko.
Kini, fokus Sesko beralih ke laga berikutnya. Ia menekankan pentingnya MU untuk segera membenahi detail kecil demi kembali ke jalur kemenangan. “Kami masih mendapatkan hasil imbang, yang mana itu penting, tapi sekarang terserah kami untuk mencoba fokus pada detail dan mencoba memenangkan pertandingan berikutnya,” pungkasnya.