— Bali United sementara unggul 2-0 atas Bhayangkara FC pada babak pertama pertandingan pekan ke-33 Liga Super Indonesia 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (17/5/2026) sore WIB.

Penyerang andalan Bali United, Boris Kopitovic, menjadi bintang utama pada 45 menit pertama setelah sukses mencetak dua gol sekaligus membawa Serdadu Tridatu tampil dominan di hadapan pendukung sendiri.

Sejak awal pertandingan, duel berlangsung dengan tempo tinggi. Bhayangkara FC sempat memberikan tekanan lebih dulu melalui serangan cepat dan kombinasi umpan pendek yang cukup merepotkan lini belakang tuan rumah.

Pada menit keempat, Bhayangkara FC memperoleh peluang berbahaya setelah Privat Mbarga menusuk ke area pertahanan Bali United. Namun, bola gagal dimaksimalkan menjadi gol karena Moussa Sidibe terlambat menyambut umpan silang di depan gawang.

Tekanan tim tamu terus berlanjut. Tiga menit kemudian, Bhayangkara FC mendapatkan tendangan bebas usai Dendy Sulistyawan dijatuhkan Bagas Adi di dekat kotak penalti. Moussa Sidibe yang menjadi eksekutor mengirim bola keras ke area berbahaya, tetapi kiper Bali United masih sigap mengamankan situasi.

Boris Kopitovic Jadi Pembeda

Meski sempat ditekan di awal laga, Bali United perlahan mulai menemukan ritme permainan. Tim asuhan Stefano Cugurra mulai lebih agresif dalam membangun serangan melalui sektor sayap dan penguasaan bola di lini tengah.

Peluang pertama Bali United hadir pada menit ke-24 lewat tendangan Tim Receveur. Akan tetapi, kiper Bhayangkara FC Aqil Savik masih mampu melakukan penyelamatan dengan baik.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-28. Boris Kopitovic sukses membawa Bali United unggul 1-0 melalui sundulan keras setelah menerima umpan matang dari sisi kanan. Bola meluncur deras ke gawang dan gagal dijangkau Aqil Savik.

Gol tersebut membuat kepercayaan diri Bali United meningkat drastis. Serdadu Tridatu terus menekan pertahanan Bhayangkara FC yang mulai kehilangan konsentrasi di lini belakang.

Pada menit ke-37, Rahmat Arjuna hampir menambah keunggulan Bali United. Namun, umpannya terlalu deras sehingga gagal disambut Teppei Yachida di depan gawang.

Bhayangkara FC Kesulitan Keluar dari Tekanan

Bhayangkara FC sempat mencoba bangkit melalui skema bola mati dan serangan balik cepat. Beberapa peluang berhasil diciptakan lewat pergerakan Moussa Sidibe dan Henri Doumbia.

Henri Doumbia bahkan memperoleh peluang emas pada menit kesembilan melalui sepakan keras dari dalam kotak penalti. Namun, Mike Hauptmeijer tampil sigap untuk menggagalkan peluang tersebut.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Bali United semakin mendominasi permainan. Intensitas tekanan mereka membuat pertahanan Bhayangkara FC beberapa kali melakukan kesalahan sendiri.

Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-41 melalui Boris Kopitovic. Gol bermula dari kemelut di depan gawang Bhayangkara FC setelah Aqil Savik melakukan beberapa penyelamatan beruntun.

Sayangnya, bola muntah justru jatuh tepat di kaki Boris Kopitovic yang berdiri bebas di depan gawang. Tanpa kesulitan berarti, striker asal Montenegro itu langsung menyambar bola untuk membawa Bali United unggul 2-0.

Bhayangkara FC terlihat kesulitan mengimbangi agresivitas Bali United setelah gol kedua tersebut. Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, skor 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan Serdadu Tridatu.

Bali United Berpeluang Naik Klasemen

Keunggulan sementara ini membuka peluang besar bagi Bali United untuk meraih tiga poin penting di akhir musim. Tambahan kemenangan dapat membantu mereka memperbaiki posisi di klasemen Liga Super Indonesia 2025/2026.

Sementara itu, Bhayangkara FC wajib tampil lebih agresif di babak kedua apabila ingin mengejar ketertinggalan dan mencuri poin dari kandang Bali United.