Detak.Media — Legenda MotoGP Jorge Lorenzo mengaku kesulitan memahami selisih waktu yang cukup besar antara Marc Marquez dan adiknya, Alex Marquez, pada sesi latihan bebas (FP) MotoGP Spanyol 2026, Jumat.
Keduanya sama-sama menunggangi Ducati dengan spesifikasi setara, namun catatan waktu di Circuito de Jerez-Ángel Nieto menunjukkan perbedaan performa yang mencolok, dengan Marc tertinggal sekitar setengah detik dari Alex pada sesi practice penentuan kualifikasi.
Alex Marquez Nyaris Sentuh Rekor Lap
Sesi Jumat sebenarnya berjalan positif bagi Ducati. Pada FP1, Fabio Di Giannantonio memimpin dominasi Ducati dengan hasil 1-2-3.
Namun sorotan utama terjadi pada sesi practice sore hari. Alex Marquez, pembalap Gresini Racing, tampil sangat impresif dan hanya terpaut milidetik dari rekor lap milik Fabio Quartararo di Jerez.
Tak ada pembalap lain yang mampu mendekati catatan waktunya. Alex unggul lebih dari tiga persepuluh detik atas pesaing terdekatnya.
Sementara itu, Marc Marquez hanya mencatat waktu tercepat keempat dan tertinggal sekitar 0,5 detik dari sang adik saat sesi berakhir.
Lorenzo Soroti Kondisi Fisik Marc
Berbicara dalam siaran DAZN yang dikutip Motosan, Lorenzo menyebut selisih waktu tersebut sulit dijelaskan jika melihat keduanya menggunakan motor yang sama.
Ia menduga kondisi fisik Marc belum sepenuhnya pulih menjadi faktor pembeda.
“Saya tidak yakin dia berada di kondisi fisik terbaiknya. Sulit dipahami bagaimana dia bisa tertinggal setengah detik dari adiknya. Dia kesulitan konsisten di waktu 1 menit 37 detik rendah,” ujar Lorenzo.
Menurut Lorenzo, dengan prediksi pace balapan berada di kisaran 1:36 tinggi hingga 1:37 rendah untuk Sprint dan Grand Prix, Marc perlu menemukan tambahan konsistensi beberapa persepuluh detik agar bisa bersaing di barisan depan.
Efek Cedera dan Jeda Tiga Pekan
Kondisi fisik Marc Marquez memang menjadi perhatian sejak ia mengalami patah tulang selangka pada akhir musim 2025. Insiden jatuh keras di Austin pada awal musim ini disebut turut memperlambat pemulihannya.
Manajer tim Ducati Corse, Davide Tardozzi, mengakui jeda tiga pekan antara seri Austin dan Jerez sangat membantu proses pemulihan Marquez.
“Tanpa ragu, tiga pekan jeda ini sangat berguna bagi Marc. Setelah rangkaian sesi akhir pekan ini, kita akan mendengar langsung darinya tentang kondisi fisiknya,” kata Tardozzi.
Meski demikian, Ducati belum memastikan apakah Marc sudah kembali ke kondisi 100 persen.
Dengan Alex Marquez menunjukkan kecepatan luar biasa di Jerez, perhatian kini tertuju pada kemampuan Marc untuk memangkas selisih waktu jelang kualifikasi, Sprint Race, dan Grand Prix.
Perbedaan performa dua bersaudara ini menjadi salah satu cerita paling menarik di MotoGP Spanyol 2026, terlebih karena keduanya menggunakan motor Ducati dengan spesifikasi yang setara.
Ikuti Detak.Media
