Detak.Media — Bos Ducati, Claudio Domenicali, membeberkan alasan di balik performa kurang meyakinkan Marc Marquez pada awal MotoGP 2026. Menurutnya, akar persoalan bukan semata pada motor Ducati GP26, melainkan dampak cedera yang membuat Marquez kehilangan hampir seluruh porsi tes pramusim.
Marquez datang ke musim ini dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih setelah insiden keras dengan Marco Bezzecchi di Indonesia pada akhir 2025. Benturan tersebut menghantam bahu kanannya. Awalnya diperkirakan tidak memerlukan operasi, namun cedera itu ternyata lebih serius dan menyisakan efek hingga kini.
Akibatnya, Marquez belum sekalipun meraih podium pada seri-seri awal 2026.
Kehilangan Musim Dingin, Adaptasi GP26 Terganggu
Kepada harian Italia Corriere Romagna, Domenicali menjelaskan bahwa absennya Marquez di fase krusial pengujian motor membuat proses adaptasi dengan GP26 tidak berjalan ideal.
“Dia mengalami kecelakaan buruk di akhir tahun lalu, absen cukup lama, dan melewatkan musim dingin. Itu membatasi jumlah tes yang bisa dia lakukan. Saat tes musim dingin, banyak hal tidak berjalan sebagaimana mestinya, dan itu memengaruhi awal musim,” ujar Domenicali.
Ia menambahkan, Marquez kemungkinan juga belum kembali ke kondisi fisik 100 persen. Meski demikian, Domenicali menegaskan keyakinannya bahwa juara dunia tersebut masih punya kapasitas besar untuk bangkit bersama Ducati.
Ducati Tak Lagi Sendirian di Depan, Aprilia Melonjak
Di tengah kesulitan Marquez, Aprilia Racing justru tampil menanjak. Bezzecchi tampil impresif di awal musim dan membawa Aprilia kerap berada di posisi terdepan.
CEO Aprilia, Massimo Rivola, bahkan menilai pihaknya belum benar-benar menghadapi “Marquez yang sesungguhnya” karena kondisi fisik sang pebalap Ducati belum prima.
Kondisi ini membuat Ducati tak lagi tampak dominan seperti musim-musim sebelumnya, ketika mereka relatif unggul dalam kecepatan puncak dan konsistensi balap.
Marquez Akui Masalah Ada pada Dirinya
Menariknya, Marquez tidak menyalahkan motor GP26. Usai balapan di Circuit of the Americas, ia mengakui kepada para insinyurnya bahwa persoalan utama ada pada dirinya yang belum mampu mengeluarkan potensi maksimal.
Legenda MotoGP, Dani Pedrosa, menilai Marquez kini harus jauh lebih berhati-hati. Riwayat cedera panjang membuat satu kecelakaan besar lagi bisa berdampak serius pada kelanjutan kariernya.
Setelah jeda balapan pada April, seri di Circuito de Jerez dipandang sebagai titik krusial. Jika pada balapan tersebut Marquez belum pulih sepenuhnya dan Ducati belum mampu memangkas jarak dengan Aprilia, peluang mempertahankan gelar bisa semakin berat.
Awal musim 2026 pun menjadi ujian besar bagi Marquez dan Ducati: memulihkan kondisi fisik sang pebalap sekaligus mengembalikan daya saing motor di tengah lonjakan performa rival.
Ikuti Detak.Media
