FC Barcelona akan menghadapi tantangan besar saat bertandang ke markas Atletico Madrid dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions di Riyadh Air Metropolitano. Skuad asuhan Hansi Flick mengemban misi berat untuk membalikkan ketertinggalan agregat 0-2 setelah menelan kekalahan pada leg pertama di Spotify Camp Nou.

Lamine Yamal, penyerang sayap andalan Barcelona, menyatakan kesiapannya untuk membantu tim meraih kemenangan dalam konferensi pers sebelum pertandingan. Pemain berusia 18 tahun tersebut menegaskan bahwa identitas tim sebagai pendukung setia klub dan semangat juang para pemain muda akan menjadi kunci dalam upaya mengejar ketertinggalan dari skuat Rojiblancos.

Barcelona sebelumnya pernah menghadapi situasi serupa melawan Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey musim ini, namun gagal meraih hasil maksimal. Kini, dengan kondisi fisik yang sedang dalam performa terbaik setelah mencetak satu gol dan dua assist saat melawan Espanyol, Yamal optimistis timnya dapat melaju ke babak semifinal.

Komitmen Lamine Yamal dan Strategi Comeback Barcelona

Lamine Yamal mengungkapkan keyakinannya bahwa Barcelona mampu membalikkan keadaan meskipun harus bermain di kandang lawan. Ia menekankan bahwa seluruh anggota tim memiliki rasa cinta yang mendalam terhadap klub, yang menjadi motivasi utama untuk terus berjuang hingga menit terakhir.

“I think we’re a young team, we’re all Barça fans, very much so, and we’ve shown that many times. We have to do what we’ve done all season, fight for this badge, we’re really eager to be in the semifinals, and we’ll give it our all,” ujar Lamine Yamal seperti dikutip dari barca universal.

Mengenai jalannya pertandingan besok, Yamal menilai bahwa membalikkan skor 0-2 bukanlah sebuah keajaiban semata asalkan tim tetap bermain dengan intensitas tinggi. Ia meminta rekan-rekan setimnya untuk tetap fokus pada skema permainan yang telah mereka kuasai selama ini tanpa merasa terbebani oleh defisit gol.

“Playing the way we know how, with intensity without losing our game, is the key; not thinking that coming back is a miracle. It’s a game we started 2-0 down, but we have to play the way we know how,” tambah penyerang muda tersebut.

Yamal juga memberikan jaminan kepada para penggemar bahwa tim tidak akan membiarkan satu menit pun berlalu tanpa memberikan tekanan kepada lawan. Ia berjanji bahwa jika Barcelona harus tersingkir, hal itu baru akan terjadi setelah mereka berjuang sekuat tenaga di lapangan selama 90 menit atau lebih.

Inspirasi dari LeBron James dan Tantangan untuk Diego Simeone

Dalam upayanya memotivasi diri menjelang laga krusial, Lamine Yamal mengganti foto profil akun Instagram miliknya dengan gambar legenda basket LeBron James. Ia menjelaskan bahwa LeBron merupakan salah satu sosok panutan yang dapat memberikan inspirasi tambahan untuk menghadapi tekanan besar di Liga Champions.

“LeBron is one of the role models who can inspire me for tomorrow’s match, and that’s why I’ve put it up. I’ll think about how he did it, and hopefully I’ll do the same,” kata Yamal menjelaskan alasan di balik perubahan foto profil media sosialnya.

Selain mencari inspirasi dari dunia basket, Yamal juga melayangkan tantangan terbuka kepada pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. Pemain jebolan La Masia ini berharap strategi yang diterapkan lawan akan memberinya kesempatan untuk berduel secara individu di area pertahanan musuh.

“Let’s see if Cholo [Diego Simeone] does me a favour and sets me up one-on-one with an opponent – I hope he does,” ucap Yamal yang juga mengaku sangat mendambakan mencetak gol perdananya di kompetisi tertinggi antarklub Eropa tersebut.

Yamal juga menyebut Neymar sebagai sosok yang terus menginspirasi gaya bermainnya, terutama saat mengingat kemenangan ikonik 6-1 atas PSG beberapa tahun silam. Baginya, tanggung jawab yang diberikan pelatih saat ini bukanlah sebuah beban, melainkan kekuatan yang didukung penuh oleh kepercayaan dari rekan-rekan setimnya yang lebih senior.