Detak Media — Sorotan publik Indonesia tertuju ke seri Moto3 Spanyol 2026 yang berlangsung akhir pekan ini. Sesi Sabtu (16/5/2026) menjadi krusial karena memuat Free Practice 2 dan kualifikasi, momen penentuan posisi start balapan Moto3 di Barcelona.
Seluruh rangkaian digelar di Circuit de Barcelona-Catalunya, trek cepat dengan karakter tikungan panjang yang menuntut presisi dan ritme balap konsisten.
Veda Ega Pratama datang ke Catalunya dengan modal tren positif di awal musim. Namun, sesi practice penentuan pada Jumat sore tidak berjalan sesuai harapan. Catatan waktunya hanya menempatkan Veda di posisi ke-19.
Dalam regulasi Moto3, kombinasi waktu Free Practice dan Practice menentukan 14 pembalap yang langsung melaju ke Q2. Posisi di luar itu harus memulai dari Q1, dan hanya empat pembalap tercepat di Q1 yang berhak lolos.
Situasi ini membuat Veda harus menempuh jalur lebih panjang di kualifikasi. Ia wajib finis minimal empat besar di Q1 untuk menjaga peluang start dari barisan kompetitif.
Jadwal Moto3 Hari Sabtu, 16 Mei 2026 (WIB)
- 13.40 – 14.10 WIB: Free Practice 2
- 17.45 – 18.25 WIB: Kualifikasi (Q1 & Q2)
FP2 memberi kesempatan terakhir bagi pembalap menyempurnakan setelan motor sebelum kualifikasi dimulai pada sore hari waktu Indonesia.
Meski harus memulai dari Q1, Veda bukan tanpa harapan. Sepanjang musim debutnya di Moto3 2026, ia berulang kali menunjukkan kemampuan bangkit dari posisi sulit.
Ia membuka musim dengan finis P5 di Thailand, mencetak sejarah lewat podium P3 di Brasil, bangkit dari P17 ke P6 di Jerez, serta finis P4 di lintasan basah Prancis. Konsistensi tersebut mengantarkannya menembus lima besar klasemen sementara dengan koleksi 50 poin hingga seri kelima.
Rekam jejak itu menjadi alasan kuat mengapa peluang Veda di Catalunya belum tertutup, meski jalurnya kini lebih terjal.
Kualifikasi Sabtu sore akan menjadi penentuan nasib Veda di Catalunya. Jika mampu lolos dari Q1 dan menembus Q2, peluang untuk kembali bersaing di barisan depan masih terbuka, mengingat ritme balapnya kerap lebih kuat saat race dibanding satu lap kualifikasi.
Publik Indonesia kini menanti, apakah Veda Ega Pratama kembali menghadirkan kejutan dari situasi sulit di Barcelona.
Ikuti Detak Media
