— JAKARTA — Inggris akan menghadapi juara bertahan Argentina pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026 di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang belum terkalahkan sepanjang turnamen dan berdiri hanya satu kemenangan lagi dari tiket final.

Pemenang laga ini akan berjumpa Prancis atau Spanyol pada final yang digelar di New York New Jersey Stadium, 19 Juli 2026. Duel Inggris lawan Argentina kembali menghadirkan salah satu rivalitas paling ikonik di pentas Piala Dunia, sekaligus mempertemukan generasi baru Inggris dengan skuat Argentina yang menargetkan pertahanan gelar.

Perjalanan Inggris Di Turnamen

Inggris tampil konsisten sejak fase grup. Tim asuhan Thomas Tuchel membuka turnamen dengan kemenangan atas Kroasia, bermain imbang tanpa gol melawan Ghana, lalu memastikan diri lolos sebagai juara grup setelah menundukkan Panama.

Memasuki fase gugur, The Three Lions beberapa kali menunjukkan mentalitas kuat. Mereka bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan DR Kongo pada babak 32 besar, kemudian bermain dengan 10 pemain saat menyingkirkan tuan rumah Meksiko di babak 16 besar.

Pada perempat final, Inggris kembali menunjukkan daya juang tinggi dengan membalikkan keadaan saat menghadapi Norwegia. Dua gol Jude Bellingham memastikan kemenangan sekaligus mengantar Inggris ke semifinal.

Hasil Inggris Di Piala Dunia 2026

  • Inggris 4-2 Kroasia (fase grup)
  • Inggris 0-0 Ghana (fase grup)
  • Inggris 2-0 Panama (fase grup)
  • Inggris 2-1 DR Kongo (32 besar)
  • Inggris 3-2 Meksiko (16 besar)
  • Inggris 2-1 Norwegia (perempat final)

Statistik Inggris

  • Peringkat FIFA: 4
  • Gol: 13
  • Expected Goals (xG): 12,23
  • Efisiensi xG: 1,06
  • Penguasaan bola: 52%
  • Akurasi umpan: 90%
  • Kebobolan: 6
  • Ball recovery time: 88,8 detik

Semifinal kali ini menjadi yang kedua bagi Inggris dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia; pada 2018 mereka tersingkir oleh Kroasia. Sejak sekali juara dunia pada 1966, Inggris masih mencari kesempatan untuk mengulang keberhasilan itu.

Kekuatan Dan Kelemahan Inggris

Kekuatan terbesar Inggris terletak pada variasi serangan. Tim asuhan Thomas Tuchel tidak hanya bergantung kepada Harry Kane. Jude Bellingham tampil sama tajamnya dengan koleksi enam gol, sehingga keduanya menjadi duet pertama dari satu negara yang sama-sama mencetak enam gol dalam satu edisi Piala Dunia.

Marcus Rashford turut menyumbang gol, sedangkan Anthony Gordon dan Bukayo Saka menjadi kreator serangan dengan masing-masing mengoleksi tiga assist. Secara statistik, Inggris menjadi tim yang paling sering melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti di antara empat semifinalis dengan total 74 percobaan. Mereka juga mencatat jumlah sundulan ke arah gawang terbanyak, yakni 24 kali.

Namun, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi kelemahan. Rasio efisiensi xG yang hanya mencapai 1,06 lebih rendah dari Argentina dan Prancis tetapi masih unggul dari Spanyol. Kondisi tersebut membuat Inggris beberapa kali kesulitan mengunci kemenangan lebih cepat; tiga kemenangan mereka di fase gugur baru dipastikan pada momen-momen akhir.

Perjalanan Argentina Di Turnamen

Argentina juga tampil meyakinkan sepanjang turnamen. Lionel Messi langsung membuka kampanye mempertahankan gelar dengan mencetak hattrick saat mengalahkan Aljazair, sekaligus menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Messi kemudian memecahkan rekor tersebut melalui gol-gol yang dicetak saat menghadapi Austria dan Yordania. Ia kembali mencetak gol pada kemenangan atas Tanjung Verde dan Mesir di fase gugur. Pada perempat final, Argentina membutuhkan babak perpanjangan waktu untuk menundukkan Swiss; gol Julian Alvarez dan Lautaro Martinez memastikan langkah La Albiceleste ke semifinal.

Hasil Argentina Di Piala Dunia 2026

  • Argentina 3-0 Aljazair (fase grup)
  • Argentina 2-0 Austria (fase grup)
  • Argentina 3-1 Yordania (fase grup)
  • Argentina 3-2 Tanjung Verde (32 besar)
  • Argentina 3-2 Mesir (16 besar)
  • Argentina 3-1 Swiss (perempat final)

Statistik Argentina

  • Peringkat FIFA: 2
  • Gol: 17
  • Expected Goals (xG): 13,90
  • Efisiensi xG: 1,22
  • Penguasaan bola: 55%
  • Akurasi umpan: 91%
  • Kebobolan: 6
  • Ball recovery time: 92,96 detik

Sebagai juara dunia tiga kali, Argentina berpeluang menjadi negara pertama yang mampu mempertahankan gelar sejak Brasil pada 1962. La Albiceleste mencapai semifinal Piala Dunia untuk keenam kalinya dan dalam lima penampilan semifinal sebelumnya mereka selalu melaju ke final.

Kekuatan Dan Kelemahan Argentina

Argentina tetap mengandalkan magis Lionel Messi sebagai motor serangan. Namun, keberhasilan mereka mencapai semifinal tidak hanya ditentukan sang kapten; tujuh pemain lain telah mencetak gol sepanjang turnamen, sementara delapan pemain berbeda menyumbang assist.

Di lini belakang, duet Cristian Romero dan Lisandro Martinez tampil solid, sedangkan Emiliano Martinez kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia. Karakter permainan Argentina bertumpu pada distribusi bola cepat dari lini tengah menuju kotak penalti, dengan Messi sebagai pusat kreativitas didukung Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Rodrigo De Paul, dan Leandro Paredes.

Strategi tersebut membuat Argentina menjadi tim dengan jumlah tembakan terbanyak di antara empat semifinalis, yakni 98 percobaan. Sebaliknya, mereka tidak terlalu mengandalkan umpan silang maupun duel udara dengan hanya mencatat 18 sundulan ke arah gawang. Menghadapi Inggris, Argentina diperkirakan mengandalkan transisi cepat dan serangan balik, namun pendekatan itu akan diuji oleh kreativitas dan daya serang Inggris. Selain itu, ball recovery time Argentina termasuk salah satu yang terburuk dari empat semifinalis.

Rekor Pertemuan

Dalam lima pertemuan terakhir, Inggris unggul dengan dua kemenangan, Argentina meraih satu kemenangan, sedangkan dua laga lainnya berakhir imbang. Berikut lima pertemuan terakhir:

  • Inggris 3-2 Argentina (Persahabatan, 2005)
  • Inggris 1-0 Argentina (Piala Dunia 2002)
  • Inggris 0-0 Argentina (Persahabatan, 2000)
  • Argentina 2-2 Inggris (Argentina menang adu penalti 4-3, Piala Dunia 1998)
  • Inggris 2-2 Argentina (Piala Challenge 1991)

Di ajang Piala Dunia, kedua negara telah bertemu sedikitnya lima kali. Inggris mencatat tiga kemenangan, sedangkan Argentina meraih dua kemenangan. Pertemuan paling dikenang terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986 ketika Diego Maradona mencetak gol kontroversial “Tangan Tuhan” dan gol solo yang dianggap salah satu yang terbaik dalam sejarah turnamen itu.

Empat tahun kemudian, Argentina kembali menyingkirkan Inggris lewat adu penalti pada babak 16 besar Piala Dunia 1998, sedangkan Inggris membalas dengan kemenangan 1-0 pada fase grup Piala Dunia 2002 melalui penalti David Beckham.

Perkiraan Susunan Pemain

Inggris (4-2-3-1): Pickford; James, Konsa, Guehi, O’Reilly; Anderson, Rice; Saka, Bellingham, Gordon; Kane.

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Molina, Romero, Lisandro Martinez, Tagliafico; De Paul, Paredes, Mac Allister, Enzo Fernandez; Messi, Alvarez.

Prediksi Skor

FourFourTwo: Inggris 0-2 Argentina

FIFA via ADI Predictsreet: Inggris 2-1 Argentina (29%), Inggris 1-2 Argentina (21%), Inggris 1-1 Argentina (21%)