Detak.media — JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguji level 6.080-6.120 pada perdagangan Selasa, 14 Juli 2026.
Hal itu menyusul penguatan IHSG pada penutupan Senin (13/7/2026) di level 6.037,8, naik 1,92%.
Sentimen Pasar dan Pergerakan Rupiah
Sentimen positif datang setelah S&P Global Ratings menegaskan peringkat kredit jangka panjang Indonesia pada BBB dan jangka pendek pada A-2, dengan prospek jangka panjang dipertahankan pada stabil. Pernyataan itu meredam kekhawatiran pasar terkait kemungkinan penurunan peringkat atau prospek.
Saat publikasi ini dirilis, perdagangan Rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,24% ke level Rp 18.109 per dolar AS pada Senin (13/7/2026).
Pergerakan Sektor dan Analisis Teknikal
Sektor barang baku mencatat kenaikan terbesar sebesar 2,9%, sementara sektor kesehatan mengalami koreksi terdalam sebesar 0,26%.
Phintraco Sekuritas menyampaikan analisis teknikal terkait pergerakan IHSG. “Secara teknikal, IHSG telah breakout di atas level 6.000 serta ditutup di atas level MA5, MA10 dan MA20. Selanjutnya diperkirakan IHSG berpotensi uji level resistance di 6.080-6.120,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasan, Senin (13/7/2026).
Rekomendasi Saham Untuk Perdagangan Selasa
MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang menguat dengan menguji level 6.083-6.254.
MNC Sekuritas memberikan rekomendasi saham ADMR, ANTM, ASII, dan BRMS untuk trading pada Selasa (14/7/2026).
Ikuti Detak.media
