— Aktor laga asal Hong Kong, Jackie Chan, dilaporkan telah merevisi surat wasiat terkait pembagian kekayaannya yang ditaksir mencapai lebih dari 500 juta dollar AS atau sekitar Rp8,1 triliun. Perubahan tersebut mencakup pembagian aset kepada istri sahnya, Lin Fengjiao, putranya Jaycee Chan, hingga putri kandungnya yang selama ini jarang disorot publik, Etta Ng Chok Lam.

Kabar revisi wasiat ini menjadi perhatian internasional karena Jackie Chan sebelumnya dikenal memiliki prinsip keras terkait warisan keluarga. Dalam berbagai wawancara dan autobiografinya, sang aktor beberapa kali menegaskan tidak ingin anak-anaknya bergantung pada kekayaannya.

Jackie Chan Pernah Tolak Wariskan Harta ke Anak

Sejak 2011, Jackie Chan secara terbuka menyatakan bahwa sebagian besar hartanya akan disumbangkan untuk kegiatan amal. Dalam autobiografi berjudul Never Grow Up, ia menuliskan bahwa anaknya harus mampu mencari uang sendiri dan tidak hanya hidup dari warisan keluarga.

Pernyataan tersebut sempat memicu perdebatan luas karena nilai kekayaan Jackie Chan disebut mencapai miliaran dollar Hong Kong dari karier panjangnya di industri film Asia dan Hollywood.

Namun, laporan terbaru pada akhir 2025 hingga Mei 2026 menunjukkan adanya perubahan sikap dari bintang film Rush Hour dan Police Story itu. Ia kini disebut mulai menyusun pembagian aset secara lebih terstruktur untuk keluarganya.

Lin Fengjiao Jadi Pengelola Utama Aset

Dalam revisi surat wasiat terbaru, Lin Fengjiao disebut menjadi ahli waris utama sekaligus pengelola aset keluarga. Ia dipercaya untuk mengawasi distribusi kekayaan dan memastikan aset tetap dikelola sesuai keinginan Jackie Chan.

Langkah ini dinilai wajar mengingat Lin Fengjiao telah mendampingi Jackie Chan selama puluhan tahun dan dikenal menjaga kehidupan pribadi keluarga tetap tertutup dari sorotan media.

Sementara itu, Jaycee Chan dikabarkan tetap memperoleh bagian warisan. Namun, pemberian tersebut disertai sejumlah syarat ketat, termasuk kewajiban untuk tetap bekerja dan menjalani kehidupan yang produktif.

Keputusan itu diduga berkaitan dengan masa lalu Jaycee Chan yang sempat tersandung kasus narkoba pada 2014 di Beijing, China. Saat itu, kasus tersebut sempat mencoreng citra keluarga Jackie Chan dan menjadi pemberitaan besar di Asia.

Meski demikian, Jackie Chan disebut masih memberikan kesempatan kepada putranya untuk memperbaiki diri dan tetap menjadi bagian dari pewaris keluarga.

Etta Ng Masuk Daftar Ahli Waris

Sorotan terbesar datang dari keputusan Jackie Chan memasukkan Etta Ng Chok Lam ke dalam daftar penerima manfaat warisan. Etta merupakan putri Jackie Chan dari hubungan dengan mantan ratu kecantikan Hong Kong, Elaine Ng Yi-Lei.

Selama bertahun-tahun, hubungan Jackie Chan dan Etta Ng diketahui renggang. Jackie Chan bahkan pernah mengakui perselingkuhannya sebagai “kesalahan yang dilakukan banyak pria di dunia”.

Etta Ng sebelumnya beberapa kali diberitakan mengalami kesulitan ekonomi dan hubungan keluarga yang tidak harmonis. Dalam revisi terbaru, Jackie Chan dikabarkan membentuk dana perwalian senilai 40 juta dollar Hong Kong atau sekitar Rp83,4 miliar untuk Etta.

Dana tersebut disebut dirancang untuk menjamin kehidupan Etta di masa depan tanpa memberinya akses penuh terhadap seluruh aset keluarga.

Tetap Sisihkan Harta untuk Amal

Meski kini mulai membagikan aset kepada keluarga, Jackie Chan dilaporkan tetap mempertahankan komitmennya terhadap kegiatan filantropi. Sebagian kekayaannya disebut masih akan dialokasikan untuk yayasan sosial dan kegiatan amal.

Perubahan sikap Jackie Chan terkait warisan pun menjadi sorotan publik dunia. Banyak pihak menilai keputusan tersebut menunjukkan perubahan pandangan sang aktor terhadap hubungan keluarga dan tanggung jawab sebagai ayah di usia senjanya.