Perankan Severus Snape di Serial Harry Potter, Paapa Essiedu Terima Ancaman Kematian

Aktor Paapa Essiedu, yang didapuk memerankan karakter ikonik Severus Snape dalam serial adaptasi terbaru Harry Potter garapan HBO, mengungkapkan bahwa ia telah menerima ancaman pembunuhan bernuansa rasis. Pernyataan ini muncul di tengah gelombang kontroversi seputar pemilihan dirinya untuk peran tersebut, yang sebelumnya dihidupkan oleh mendiang Alan Rickman dalam seri film.

Essiedu, yang dikenal melalui perannya di serial seperti Black Mirror dan I May Destroy You, mengaku menerima pesan-pesan mengerikan, termasuk ancaman langsung terhadap keselamatannya, sejak pengumuman casting pada April 2025. Ia menyebutkan bahwa ancaman tersebut sering kali bernuansa rasis, menargetkan latar belakang rasnya sebagai seorang aktor kulit hitam yang memerankan karakter yang dalam buku digambarkan berkulit putih.

HBO Rilis Trailer Perdana Serial Harry Potter, Tayang Lebih Cepat di Natal 2026

Ancaman Rasis dan Dampak Emosional

Dalam sebuah wawancara dengan The Sunday Times, Essiedu membeberkan tingkat keparahan ancaman yang diterimanya.

“Saya pernah diberitahu, ‘Berhenti atau saya akan membunuhmu’,” ujar Essiedu, menambahkan bahwa ancaman tersebut sering kali muncul di platform media sosial seperti Instagram.

“Jika saya melihat Instagram, saya akan melihat seseorang berkata, ‘Saya akan datang ke rumah Anda dan membunuh Anda.'”

Meskipun ia meyakini ancaman tersebut tidak akan terwujud, Essiedu mengakui bahwa hal tersebut memiliki dampak emosional yang signifikan.

“Saya akan berbohong jika saya mengatakan itu tidak memengaruhi saya secara emosional,” katanya. “Namun, tidak seharusnya ada orang yang harus menghadapi hal seperti ini hanya karena melakukan pekerjaannya.”

Kritik Terhadap Casting dan Perbandingan dengan Buku

Kontroversi seputar casting Paapa Essiedu sebagai Severus Snape berakar pada beberapa faktor. Salah satunya adalah perbedaan fisik antara Essiedu dengan deskripsi karakter Snape dalam novel karya J.K. Rowling. Snape dalam buku digambarkan sebagai pria berkulit pucat, kurus, dengan hidung besar dan bengkok, serta rambut hitam berminyak.

Perbedaan ini memicu perdebatan di kalangan penggemar, dengan sebagian menyatakan bahwa casting tersebut tidak setia pada materi sumber. Beberapa kritikus bahkan menuduh HBO melakukan “race-swapping” atau penggantian ras karakter demi agenda keberagaman, ekuitas, dan inklusi (DEI).

Ada kekhawatiran bahwa perubahan ras Snape dapat memengaruhi dinamika cerita, terutama dalam penggambaran adegan perundungan yang melibatkan karakter James Potter terhadap Snape muda.

Selain itu, ada pula yang berpendapat bahwa Essiedu, yang dianggap memiliki penampilan lebih menarik secara konvensional dibandingkan deskripsi buku, mungkin memerlukan riasan atau prostetik yang signifikan untuk memerankan Snape.

Fakta Serial Harry Potter HBO: Jadwal Tayang, Pemeran Baru, dan Perbedaan dengan Film

Dukungan dan Motivasi dari Essiedu

Meskipun menghadapi gelombang kritik dan ancaman, Paapa Essiedu menyatakan bahwa pengalaman negatif tersebut justru memotivasinya.

“Pelecehan itu memicu saya,” jelasnya.

“Itu membuat saya lebih bersemangat untuk menjadikan karakter ini milik saya sendiri, karena saya memikirkan bagaimana perasaan saya saat kecil.” lanjutnya.

Essiedu, yang merupakan penggemar buku Harry Potter sejak kecil, menekankan pentingnya representasi. Ia berharap bahwa penampilannya dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak yang ingin melihat diri mereka terwakili dalam dunia fantasi.

“Ide bahwa seorang anak seperti saya bisa melihat diri mereka terwakili di dunia itu… Itu adalah motivasi… untuk tidak diintimidasi oleh seseorang yang mengatakan mereka lebih suka saya mati daripada melakukan pekerjaan yang akan saya banggakan,” ungkapnya.

Beberapa pihak, termasuk aktor Jason Isaacs yang memerankan Lucius Malfoy dalam film asli, telah membela Essiedu dan mengutuk kritik yang dianggapnya bernuansa rasis. Isaacs menyebut Essiedu sebagai salah satu aktor terbaik yang pernah dilihatnya dan mengkritik komentar negatif yang dilontarkan secara online.

Konteks Produksi Serial Harry Potter

Serial Harry Potter versi HBO ini diposisikan sebagai adaptasi yang lebih mendalam dari buku-buku karya J.K. Rowling, dengan tujuan untuk mengeksplorasi dunia sihir secara lebih rinci. Produksi serial ini dijadwalkan dimulai pada musim panas 2025 di Leavesden Studios, Inggris, lokasi yang sama dengan produksi film-film asli.

Serial Harry Potter Segera Tayang di HBO, Ini Daftar Lengkap Para Pemainnya

Selain Essiedu, jajaran pemeran dewasa lainnya yang telah diumumkan meliputi John Lithgow sebagai Albus Dumbledore, Janet McTeer sebagai Minerva McGonagall, dan Nick Frost sebagai Rubeus Hagrid. Serial ini direncanakan akan tayang perdana pada Natal 2026.