Agak Laen 2: Menyala Pantiku! Lampaui 9,7 Juta Penonton, Jadi Film Indonesia Terlaris Ketiga

Film Agak Laen 2: Menyala Pantiku! mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih lebih dari 9,7 juta penonton hanya dalam 33 hari penayangan di bioskop Indonesia. Perolehan ini resmi menempatkan film tersebut di peringkat ketiga daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Capaian tersebut melampaui kesuksesan film pertamanya, Agak Laen (2024), yang sebelumnya mengumpulkan sekitar 9,1 juta penonton selama 98 hari tayang. Hingga kini, film bergenre horor-komedi yang dibintangi kuartet Agak Laen—Bene Dion, Indra Jegel, Boris Bokir, dan Oki Rengga—masih terus bertahan di banyak layar bioskop, membuka peluang jumlah penonton bertambah.

Sutradara sekaligus penulis skenario, Muhadkly Acho, mengaku tak menyangka film terbarunya bisa meraih kesuksesan sebesar ini. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal penggarapan sekuel Agak Laen, target yang dipasang tidak muluk-muluk, bahkan tidak berharap bisa melampaui popularitas film pertamanya.

“Selama ini saya selalu bilang kalau mustahil bisa 9 juta lagi. Ternyata saya salah. Mustahil buat saya, ternyata kecil buat Tuhan. Bahkan, kini bisa melewati film pertamanya,” ujar Acho dalam keterangan tertulis, Senin (29/12).

Kabar baik ini turut disambut hangat oleh produser Ernest Prakasa sebagai hadiah akhir tahun. Ia menyampaikan rasa terharunya melihat dukungan berkelanjutan dari penonton Indonesia terhadap semesta Film Agak Laen.

“Saya terharu sekali melihat antusiasme penonton Indonesia. Terima kasih teman-teman, ternyata api untuk film ini masih sangat membara dan film kami masih tayang sampai hari ini,” tutur Ernest.

Nazar Kuartet Agak Laen

Sebelumnya, kuartet Agak Laen sempat mengutarakan nazar yang akan mereka lakukan jika film Agak Laen 2: Menyala Pantiku! berhasil melampaui jumlah penonton film pertamanya. Namun, hingga kini, aksi lanjutan dari Bene Dion dan kawan-kawan masih menjadi misteri yang dinanti publik.

Meskipun demikian, mereka pernah mencuri perhatian publik dengan aksi mengenakan kostum hantu di Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat. Aksi tersebut ternyata bukan bagian dari nazar, melainkan kegiatan penggalangan dana untuk korban bencana alam di Sumatera.

Saat ini, kuartet Agak Laen tengah melakukan tur ke sejumlah kota yang mencatatkan jumlah penonton tertinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk menyapa penggemar secara langsung sekaligus melanjutkan upaya promosi film.