Tembus 10,7 Juta Penonton, Film Agak Laen 2: Menyala Pantiku Ancam Dominasi Avengers: Endgame

Film komedi Agak Laen 2: Menyala Pantiku!, yang juga dikenal sebagai Agak Laen 2, telah mencetak sejarah baru dalam industri perfilman nasional. Film produksi Imajinari ini berhasil menembus lebih dari 10,7 juta penonton di bioskop Indonesia hingga pertengahan Januari 2026, mendekati rekor jumlah penonton film Avengers: Endgame yang telah bertahan sejak 2019.

Dirilis perdana pada 27 November 2025, Agak Laen 2 sukses memecahkan rekor sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa dalam waktu singkat. Pencapaian ini menempatkan film yang dibintangi oleh kuartet Bene Dion, Oki Rengga, Boris Bokir, dan Indra Jegel tersebut hanya berselisih kurang dari 300 ribu penonton dari total 10.976.338 penonton yang diraih Avengers: Endgame di Indonesia.

Agak Laen 2 Pecahkan Rekor Film Nasional

Sebelumnya, Agak Laen 2 telah mengukuhkan diri sebagai film Indonesia terlaris sepanjang sejarah. Pada 2 Januari 2026, film ini resmi menyalip Jumbo (2025) yang sebelumnya memegang gelar dengan 10.233.002 penonton. Pada 6 Januari 2026, Agak Laen 2 tercatat meraup 10.552.021 penonton. Angka ini terus bertambah signifikan, mencapai 10.602.907 penonton pada 8 Januari 2026, menurut unggahan akun resmi Imajinari. Data terbaru per 10 Januari 2026 bahkan menunjukkan total 10.701.345 penonton, menjadikannya film Indonesia terlaris saat ini.

Produser Ernest Prakasa melalui akun media sosialnya menyatakan kegembiraan atas capaian ini. Keberhasilan Agak Laen 2 tidak hanya menunjukkan dominasi genre komedi yang kembali berjaya di tengah maraknya film horor, tetapi juga menegaskan potensi besar sinema lokal untuk bersaing dengan produksi internasional.

Ancaman Nyata bagi Dominasi Hollywood

Rekor Avengers: Endgame sebagai film terlaris di seluruh bioskop Indonesia, baik lokal maupun internasional, telah bertahan selama lebih dari enam tahun. Film pahlawan super Marvel Studios tersebut mencatatkan 10.976.338 penonton pada penayangannya di tahun 2019. Kini, posisi tersebut terancam oleh laju konstan Agak Laen 2.

Menurut laporan Tirto.id pada 7 Januari 2026, Agak Laen 2 hanya membutuhkan 424.317 penonton lagi untuk menyamai rekor Avengers: Endgame berdasarkan data per 6 Januari 2026. Dengan data terkini yang menunjukkan Agak Laen 2 mencapai 10.701.345 penonton, selisihnya kini menyusut menjadi sekitar 274.993 penonton.

Analis industri film menilai bahwa skenario Agak Laen 2 untuk menggeser Avengers: Endgame masih sangat terbuka. Film ini masih menjadi salah satu film dengan jam tayang tertinggi di bioskop Indonesia. Tingkat penambahan penonton harian yang stabil, meskipun mengalami penurunan dari puncak, serta efek word-of-mouth yang kuat di media sosial, menjadi faktor kunci dalam mempertahankan performa box office.

Beberapa platform tiket daring masih membuka jadwal penayangan Agak Laen 2 untuk minggu berikutnya, mengindikasikan bahwa film ini masih memiliki daya tarik yang kuat di kalangan penonton. Distribusi penjualan tiket yang merata di berbagai wilayah seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali juga berkontribusi pada lonjakan signifikan, terutama selama akhir pekan dan momen libur pergantian tahun.

Fenomena Film Komedi Lokal

Agak Laen 2: Menyala Pantiku! disutradarai dan ditulis oleh Muhadkly Acho, dengan Ernest Prakasa dan Dipa Andika sebagai produser. Film ini mengisahkan empat polisi yang kariernya terancam setelah gagal mengungkap kasus pembunuhan anak wali kota. Mereka diberi kesempatan terakhir untuk menyusup ke sebuah panti jompo guna mencari sang pembunuh. Alur cerita yang unik dan komedi situasi yang absurd menjadi daya tarik utama film ini.

Kesuksesan Agak Laen 2 juga memperkuat waralaba Agak Laen yang dimulai dengan film pertama pada tahun 2024. Film pertamanya sendiri berhasil menembus lebih dari 9,1 juta penonton. Dengan pencapaian sekuel ini, masa depan genre komedi lokal terlihat semakin cerah, membuktikan bahwa cerita yang relevan dan menghibur mampu merebut hati jutaan penonton Indonesia.

Meskipun Agak Laen 2 telah resmi menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa, tantangan berikutnya adalah melampaui total penonton Avengers: Endgame untuk menjadi film nomor satu di seluruh sejarah perfilman Indonesia, tanpa memandang asal produksi. Industri perfilman nasional kini menanti dengan antusias apakah film komedi ini akan berhasil menggeser dominasi Hollywood di puncak box office.