Detak Media — Malut United memetik kemenangan besar saat bertandang ke markas PSBS Biak Numfor dalam laga pekan ke-30 Super League. Bertanding di Stadion Cendrawasih pada Selasa (28/4), Laskar Kie Raha sukses melumat tuan rumah dengan skor telak 0-7. Seluruh gol kemenangan tim tamu tercipta pada babak kedua setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di paruh pertama.
Yakob Sayuri menjadi bintang dalam pertandingan ini dengan kontribusi luar biasa di lini serang. Selain mencetak satu gol, pemain sayap tersebut juga menyumbangkan empat assist yang berujung pada gol-gol rekan setimnya. Kemenangan ini memperkuat posisi Malut United di papan klasemen sementara liga sekaligus memberikan modal positif untuk laga berikutnya.
Baca Juga: PSBS Biak vs Malut United: Hendri Susilo Optimistis Laskar Kie Raha Siap Amankan Tiga Poin di Sleman
PSBS Biak Numfor yang bermain di hadapan pendukung sendiri justru gagal membendung serangan beruntun tim tamu selepas jeda. Meskipun sempat memberikan perlawanan ketat di babak pertama, lini pertahanan tuan rumah tampak kehilangan fokus di 45 menit kedua. Kekalahan ini menjadi catatan pahit bagi tim berjuluk Badai Pasifik tersebut di pengujung kompetisi.
Dominasi Laskar Kie Raha di Paruh Kedua
Keran gol Malut United dibuka oleh penyerang asing mereka, David Silva, pada menit ke-52 untuk mengubah skor menjadi 0-1. Tak berselang lama, Septian David Maulana menggandakan keunggulan pada menit ke-58 setelah memanfaatkan skema serangan yang rapi dari lini tengah. Memasuki menit ke-61, Yakob Sayuri ikut mencatatkan namanya di papan skor melalui kerja sama apik dengan Ciro Alves.
Gelombang serangan tim tamu tidak berhenti sampai di situ, di mana Tyronne mencetak gol keempat pada menit ke-70 berkat umpan matang Yakob Sayuri. David Silva kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-79, disusul oleh sontekan Frets Listanto Butuan pada menit ke-90. Pesta gol ditutup oleh gol kedua Septian David Maulana pada masa tambahan waktu, tepatnya menit ke-90+8.
Statistik pertandingan mencatat keunggulan mutlak tim asuhan Malut United dalam hal penyelesaian akhir sepanjang babak kedua. Sebelum pesta gol dimulai, wasit sempat mengeluarkan kartu kuning untuk Manahati Lestusen pada menit ke-43 akibat pelanggaran keras. Efektivitas transisi serangan dan kreativitas individu pemain menjadi kunci utama keberhasilan tim tamu meraih poin penuh di tanah Papua.
Ikuti Detak Media
