Detak.media — Luke Anthony Vickery (lahir 25 Oktober 2005) adalah pemain sepak bola profesional yang bermain sebagai penyerang sayap dan gelandang serang untuk klub Macarthur FC di kompetisi A-League Men, Australia. Lahir di Amerika Serikat dan dibesarkan di Australia, ia sempat memperkuat tim nasional Australia kelompok usia sebelum resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) melalui proses naturalisasi pada Juli 2026. Dengan latar belakang tersebut, Vickery diproyeksikan menjadi bagian dari regenerasi skuad Tim Nasional Indonesia.
Kehidupan awal
Luke Anthony Vickery lahir pada 25 Oktober 2005 di Kailua, Hawaii, Amerika Serikat. Ia merupakan putra dari Jason Richard Vickery, warga negara Australia, dan Cherie Claudine Vickery yang memiliki garis keturunan Indonesia.
Hak Vickery untuk memperoleh kewarganegaraan Indonesia berasal dari garis keturunan ibunya. Nenek dari pihak ibu, Hetty Nanda, lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 3 Desember 1937. Dokumen keturunan tersebut menjadi dasar administratif dalam proses naturalisasi yang diajukan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Karena latar belakang keluarganya, Vickery memenuhi syarat untuk mewakili tiga negara di level internasional, yaitu Amerika Serikat berdasarkan tempat kelahiran, Australia melalui kewarganegaraan ayah dan tempat ia dibesarkan, serta Indonesia melalui garis keturunan ibunya.
Karier klub
Western United
Vickery mengawali karier sepak bolanya di akademi Western United. Penampilannya bersama tim muda membuat ia mendapatkan kontrak profesional pertama pada Juni 2024.
Debutnya di tim utama terjadi pada 16 Februari 2024 dalam pertandingan A-League melawan Newcastle Jets yang berakhir dengan kemenangan 2–0 bagi Western United. Gol profesional pertamanya dicetak pada 28 Februari 2025 ketika ia mencetak gol pada masa injury time untuk memastikan kemenangan 3–1 atas Central Coast Mariners.
Selama membela Western United, Vickery mencatatkan 17 penampilan di seluruh kompetisi dengan torehan satu gol.
Macarthur FC
Pada September 2025, Vickery bergabung dengan Macarthur FC dengan status bebas transfer. Bersama klub tersebut, ia berkembang menjadi salah satu pemain muda yang mendapat kesempatan tampil reguler.
Gol pertamanya untuk Macarthur FC di kompetisi liga dicetak pada 26 Desember 2025 saat membantu tim mengalahkan Newcastle Jets dengan skor 5–4. Ia juga tampil menonjol di AFC Champions League Two 2025–2026 dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 2–1 atas Tai Po.
Sepanjang musim 2025–2026, Vickery mencatatkan 30 penampilan di seluruh kompetisi dengan koleksi tujuh gol dan tiga assist. Penampilan tersebut membuat Macarthur FC memperpanjang kontraknya hingga 30 Juni 2028.
Karier internasional
Timnas Australia U-19
Sebelum memilih membela Indonesia, Vickery pernah memperkuat Australia U-19. Ia masuk dalam skuad Young Socceroos untuk Kejuaraan ASEAN U-19 2024 yang berlangsung di Surabaya, Indonesia.
Dalam turnamen tersebut, ia tampil sebanyak empat kali dan mencetak satu gol. Australia kemudian mengakhiri kompetisi di posisi ketiga setelah mengalahkan Malaysia melalui adu penalti.
Naturalisasi Indonesia
Pada awal 2026, PSSI mulai memproses naturalisasi Luke Vickery sebagai bagian dari program penguatan Tim Nasional Indonesia. Setelah memperoleh persetujuan dari DPR RI dan menyelesaikan seluruh tahapan administrasi, Vickery resmi mengucapkan sumpah sebagai Warga Negara Indonesia pada 16 Juli 2026 di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia.
Naturalisasi tersebut menjadikan Vickery memenuhi syarat untuk membela Tim Nasional Indonesia pada ajang resmi FIFA setelah proses perpindahan asosiasi diselesaikan.
Meski demikian, debutnya bersama Timnas Indonesia sempat tertunda karena Macarthur FC tidak memberikan izin untuk mengikuti pemusatan latihan menjelang ASEAN Championship 2026, mengingat turnamen tersebut tidak termasuk dalam kalender pertandingan resmi FIFA.
Gaya bermain
Vickery dikenal sebagai pemain yang mampu bermain di beberapa posisi lini depan, terutama sebagai penyerang sayap kanan, penyerang sayap kiri, maupun gelandang serang.
Ia memiliki keunggulan dalam kecepatan, akselerasi, kemampuan menggiring bola, dan duel satu lawan satu. Selain aktif menusuk dari sisi lapangan, Vickery juga dikenal memiliki pergerakan tanpa bola yang baik sehingga mampu membuka ruang bagi rekan setim. Dengan tinggi badan sekitar 1,83 meter, ia juga cukup kuat dalam duel fisik dan bola udara.
Kemampuan bermain di beberapa posisi membuatnya dianggap sebagai pemain depan yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan sepak bola modern.
Ikuti Detak.media
