Grup Astra Perkuat Kendali MMLP Jadi 91% Usai Suntik Rp310 Miliar

Grup Astra kembali mempertegas dominasinya di PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) dengan menambah porsi kepemilikan sahamnya. Melalui anak usaha PT Saka Industrial Arjaya (SIA), Astra menggelontorkan dana senilai Rp310,19 miliar untuk memborong saham MMLP.

Transaksi ini dilakukan pada 30 Desember 2025, di mana SIA mengakuisisi sebanyak 534.813.870 lembar saham MMLP dengan harga Rp580 per saham. Pembelian ini secara langsung meningkatkan persentase kepemilikan SIA di emiten properti logistik tersebut.

Sebelum transaksi tambahan ini, SIA tercatat telah menggenggam 5.764.371.329 saham MMLP, yang setara dengan 83,67% dari total saham beredar. Setelah penambahan saham baru, total kepemilikan SIA di MMLP melonjak menjadi 6.299.185.199 saham, atau mencapai 91,43%.

Peningkatan kepemilikan ini secara signifikan memperkuat posisi Grup Astra sebagai pengendali utama MMLP. Dengan kepemilikan yang kini melampaui 90%, ruang gerak Astra untuk merestrukturisasi dan mengembangkan bisnis MMLP menjadi semakin luas, sekaligus memperkecil porsi saham yang dimiliki oleh publik.

Akuisisi Awal Senilai Triliunan Rupiah

Langkah penguatan kepemilikan ini merupakan kelanjutan dari akuisisi besar yang telah dilakukan SIA terhadap MMLP sebelumnya. Pada 30 September 2025, SIA telah resmi mengakuisisi mayoritas saham MMLP sebanyak 5.764.371.329 lembar atau 83,67%. Akuisisi awal tersebut juga dilakukan pada harga Rp580 per saham, dengan nilai transaksi total mencapai Rp3,34 triliun.

Dalam akuisisi perdana tersebut, SIA membeli saham MMLP dari beberapa pihak, termasuk PT Suwarna Arta Mandiri, Bridge Leed Limited, dan sejumlah pemegang saham minoritas lainnya. Langkah ini menandai masuknya Grup Astra secara penuh ke dalam bisnis properti logistik dan kawasan industri yang dinilai memiliki prospek cerah seiring pertumbuhan pesat sektor e-commerce dan rantai pasok nasional.

Pergerakan Saham MMLP di Pasar

Pada perdagangan Selasa (6/1/2026) jelang sesi siang, saham MMLP menunjukkan pergerakan positif dengan menguat 0,98% ke level Rp515 per saham. Meskipun demikian, jika dilihat dalam satu bulan terakhir, kinerja saham MMLP masih mencatatkan penurunan sebesar 10,43%, mengindikasikan adanya tekanan pasar yang belum sepenuhnya mereda.

Para pelaku pasar umumnya menilai bahwa peningkatan kepemilikan oleh pihak pengendali seringkali diinterpretasikan sebagai sinyal kepercayaan jangka panjang terhadap fundamental perusahaan. Namun, prospek pergerakan saham MMLP ke depan diperkirakan akan tetap dipengaruhi oleh kinerja operasional perusahaan dan dinamika sektor properti logistik secara keseluruhan.