— Semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol tidak hanya memperebutkan tiket final, tetapi juga menyuguhkan duel individu antara Kylian Mbappé dan Lamine Yamal. Pertemuan mereka menyimpan angka menarik yang memperkaya narasi laga.

Berdasarkan catatan FIFA, semifinal ini menjadi pertemuan pertama mereka di ajang Piala Dunia. Namun secara total, Mbappé dan Yamal telah berhadapan sepuluh kali, baik di level tim nasional maupun klub.

Yamal Unggul Dalam Rekor Pertemuan

Secara head-to-head, Yamal unggul. Pemain muda Spanyol itu tercatat membawa timnya meraih kemenangan dalam delapan dari sepuluh pertemuan melawan Mbappé.

Di level tim nasional, Yamal dua kali menyingkirkan Prancis pada fase semifinal. Pertemuan pertama terjadi di Euro 2024, ketika Spanyol menang 2-1 atas Prancis dan Yamal mencetak gol penentu kemenangan.

Kedua tim kembali bertemu setahun kemudian di semifinal UEFA Nations League, dengan Spanyol menang 5-4. Dalam laga tersebut, Yamal membukukan dua gol, sementara Mbappé menyumbang satu gol untuk Prancis.

Foto: Martin Meissner / Lindsey Wasson

Mbappé Lebih Produktif di Lini Serang

Meski kalah dalam jumlah kemenangan, Mbappé lebih tajam secara perolehan gol dalam pertandingan melawan tim yang diperkuat Yamal. Penyerang Real Madrid itu telah mengoleksi sembilan gol, sedangkan Yamal mencatat enam gol.

Pertemuan pertama mereka terjadi pada perempat final Liga Champions 2023/2024 saat Paris Saint-Germain menghadapi Barcelona. Barcelona menang 3-2 pada leg pertama, namun PSG membalas dengan kemenangan 4-1 pada leg kedua berkat dua gol Mbappé.

Persaingan Berlanjut di El Clasico

Setelah Mbappé bergabung dengan Real Madrid pada pertengahan 2024, rivalitas berlanjut di El Clasico. Barcelona dengan Yamal tampil dominan, memenangi dua final Piala Super Spanyol dan final Copa del Rey atas Real Madrid.

Di kompetisi La Liga, keduanya sudah bertemu tiga kali. Salah satu laga paling dramatis terjadi ketika Mbappé mencetak hattrick, tetapi Real Madrid tetap kalah 3-4 dari Barcelona; Yamal juga mencetak gol di pertandingan itu.

Pada pertemuan terakhir di La Liga, Mbappé meraih kemenangan pertamanya atas Barcelona ketika Real Madrid menang 2-1.

Foto: Andre Penner

Panggung Pembuktian di Piala Dunia

Semifinal ini juga menjadi ajang pembuktian bagi kedua pemain. Yamal mencatat sejarah sebagai pemain berusia 18 tahun atau lebih muda yang tampil lebih dari lima kali dalam satu edisi Piala Dunia. Meski baru mencetak satu gol di turnamen ini, ia menegaskan tidak terobsesi soal jumlah gol.

“Saya tidak frustrasi tidak banyak mencetak gol. Jika Spanyol menjadi juara dunia, saya rasa orang tidak akan terlalu peduli berapa gol yang saya cetak,” ujar Yamal.

Sementara itu, Mbappé bertekad membawa Prancis kembali ke final sekaligus memperbaiki catatan pertemuannya melawan Yamal. Penyerang berusia 27 tahun itu sebelumnya sukses mengantar Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018 saat masih berusia 19 tahun.

Semifinal Prancis kontra Spanyol pun dipastikan lebih dari sekadar perebutan tiket final; perhatian dunia akan tertuju pada duel antara dua bintang dari generasi berbeda yang sama-sama dianggap sebagai wajah sepak bola masa depan.

Rekor Pertemuan Mbappé vs Yamal (ilustrasi oleh AI)