Detak Media — Vivo dijadwalkan memperkenalkan ponsel lipat terbarunya, Vivo X Fold 6, pada 26 Juni di pasar China. Meski pre-order telah dibuka, sebuah foto bocoran yang beredar di media sosial memicu perbincangan karena menampilkan kenaikan harga signifikan dibandingkan generasi sebelumnya.
Informasi bocoran tersebut menyebutkan empat varian kombinasi RAM dan memori internal: 12GB+256GB, 12GB+512GB, 16GB+512GB, dan 16GB+1TB. Perkiraan harga untuk masing-masing varian itu juga ikut tersebar secara daring.
Rincian Harga Varian
Bocoran menampilkan banderol sebagai berikut: varian 12GB+256GB dipatok 9.999 Yuan; 12GB+512GB 10.999 Yuan; 16GB+512GB 11.499 Yuan; dan varian tertinggi 16GB+1TB 12.499 Yuan.
Jika dibandingkan dengan Vivo X Fold 5, kenaikan ini terlihat mencolok. Pada generasi sebelumnya, harga varian serupa diumumkan mulai dari 6.999 Yuan hingga 9.499 Yuan, sehingga skema harga baru disebut meningkat hampir 40 persen untuk beberapa varian.
Posisi Harga di Kelas Premium
Dalam bocoran juga disebutkan perbandingan dengan kompetitor di segmen ponsel lipat. Contohnya, Honor Magic V6 dan Oppo Find N6 varian dasar (12GB+256GB) masing-masing tercatat berharga 8.999 Yuan dan 9.999 Yuan.
Meski kenaikan tertera dalam bocoran, pihak Vivo belum mengeluarkan konfirmasi resmi, sehingga publik masih menunggu pengumuman harga final dari produsen.
Spesifikasi Utama
Selain soal harga, bocoran menyertakan sejumlah spesifikasi perangkat. Vivo X Fold 6 dikabarkan menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9500 Super Edition, berbeda dari banyak pesaing yang memilih Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Layar utama ponsel lipat ini disebut berjenis OLED dengan ukuran 8,02 inci. Di sektor kamera, perangkat dilaporkan mengusung konfigurasi tiga kamera belakang dengan sensor utama 200 megapiksel dan dukungan kamera telefoto periskop 50 megapiksel.
Untuk daya, bocoran menyebutkan baterai berkapasitas 7.000mAh, menjalankan antarmuka OriginOS 6 Fold. Fitur tambahan yang tercantum meliputi sensor sidik jari di sisi perangkat dan aksesori telephoto extender.
Ikuti Detak Media
