Detak.Media — Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Magetan, Davin Andriano Mustaqin (18), dilaporkan hilang misterius setelah sepeda motor dan sepasang sandalnya ditemukan terparkir di atas Jembatan Ngujur, Desa Goranggareng Taji, Kecamatan Nguntoronadi, pada Rabu (22/4/2026) pagi. Penemuan ini memicu operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan warga setempat di sekitar aliran Sungai Bengawan Madiun.
Davin, warga Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, diketahui terakhir kali meninggalkan rumahnya pada Selasa malam (21/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Keluarga melaporkan bahwa Davin pergi tanpa membawa telepon genggam dan tidak berpamitan, serta hingga kini belum kembali. Sepeda motor Yamaha MX King bernomor polisi AE 3721 OW yang biasa dikendarainya ditemukan oleh warga Hariyanto (44) sekitar pukul 07.00 WIB, terparkir mencurigakan di jembatan bersama sepasang sandal hitam.
Kronologi Penemuan dan Dugaan Awal
Kapolsek Nguntoronadi, AKP Mahfud Sidiq, menjelaskan bahwa laporan awal diterima pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Petugas segera merespons ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengamankan tempat kejadian perkara. “Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mengamankan tempat kejadian perkara,” ujar AKP Mahfud Sidiq.
Setelah penelusuran, sepeda motor tersebut teridentifikasi milik Jarno (43), ayah Davin. Motor itu biasa digunakan Davin untuk pergi ke sekolah. Dari hasil olah lokasi dan keterangan yang dihimpun, muncul dugaan sementara bahwa Davin kemungkinan tercebur atau sengaja menceburkan diri ke Sungai Bengawan Madiun yang mengalir di bawah jembatan.
Seorang teman korban, Kevin Favian Surya Pratama (20), mengungkapkan bahwa Davin terakhir kali ditemuinya sekitar sepekan lalu. Kevin juga menyebutkan adanya “beban tanggung jawab pribadi” yang sedang dihadapi Davin, berdasarkan keterangan dari orang tua korban. Davin juga meninggalkan rumah tanpa membawa telepon genggamnya, sebuah tindakan yang dinilai mencurigakan.
Upaya Pencarian dan Penyelidikan
Hingga Rabu sore, proses pencarian terhadap Davin Andriano Mustaqin masih terus berlangsung. Petugas gabungan dari kepolisian dan BPBD, dibantu warga, menyisir sepanjang aliran Sungai Bengawan Madiun. Perahu karet dikerahkan untuk memantau setiap pusaran air, dengan harapan menemukan titik terang keberadaan Davin.
AKP Mahfud Sidiq menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya fokus pada pencarian, tetapi juga melakukan penyelidikan mendalam terkait kemungkinan adanya unsur pidana dalam hilangnya Davin. “Masih kami proses penyelidikan juga terkait temuan sepeda motor apa ada tanda kriminal atau tidak. Semoga segera ditemukan,” tandas Kapolsek.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan Davin atau yang sempat melihatnya di sekitar Jembatan Ngujur pada Selasa malam, untuk segera melapor kepada aparat terdekat. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk mempercepat proses pencarian dan pengungkapan kasus ini.
Ikuti Detak.Media
