— Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 3,9 mengguncang wilayah Timur Laut Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 18 Mei 2026, pukul 07:32:20 WIB. Pusat gempa yang sangat dangkal ini berada pada kedalaman 5 kilometer. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa guncangan gempa ini telah dirasakan oleh masyarakat di beberapa daerah.

Menurut analisis BMKG, episentrum gempa terletak di darat, tepatnya pada koordinat 2.02 Lintang Selatan dan 120.69 Bujur Timur. Lokasi ini berjarak sekitar 70 kilometer di Timur Laut Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Kedalaman gempa yang sangat dangkal, hanya 5 kilometer, menunjukkan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Guncangan gempa bumi ini dirasakan dengan intensitas III MMI di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI), intensitas III berarti getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk berlalu. Meskipun demikian, BMKG belum menerima laporan mengenai kerusakan berarti akibat gempa ini.

BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik. Warga diminta untuk memeriksa kembali kondisi bangunan rumah mereka, terutama jika terdapat retakan atau kerusakan. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.