Detak.Media — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 4,3 mengguncang wilayah Barat Laut Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 20 Mei 2026, pukul 20:50:40 WIB. Menurut data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guncangan gempa ini tercatat memiliki kedalaman dangkal 10 kilometer. BMKG menginformasikan bahwa gempa ini dirasakan dan penting untuk diteruskan kepada masyarakat sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi risiko. Kejadian ini menjadi perhatian bagi warga di sekitar lokasi terdampak di provinsi tersebut.
Pusat gempa atau episentrum berada di darat, tepatnya 25 kilometer di Barat Laut Luwu Timur. Berdasarkan koordinat yang dirilis BMKG, titik gempa terletak pada 2.44 Lintang Selatan dan 120.98 Bujur Timur. Kedalaman gempa yang mencapai 10 kilometer mengindikasikan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa dangkal. Gempa dangkal seringkali memiliki dampak yang lebih terasa di permukaan.
Guncangan gempa M 4,3 ini dilaporkan dirasakan di wilayah Luwu Timur dengan skala intensitas III MMI (Modified Mercalli Intensity). Pada skala ini, getaran gempa dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk yang melintas. Meskipun demikian, BMKG belum menerima laporan mengenai kerusakan berarti akibat gempa ini. Masyarakat di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, merasakan dampak langsung dari peristiwa alam tersebut.
BMKG menegaskan bahwa gempa ini memiliki potensi untuk dirasakan dan mengimbau agar informasi gempa dapat diteruskan kepada masyarakat luas. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik setelah merasakan guncangan, namun tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan yang lebih kecil. Penting juga untuk memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal apakah ada kerusakan struktural akibat guncangan gempa yang terjadi. Pastikan tidak ada retakan atau bahaya lainnya demi keselamatan seluruh anggota keluarga.
Ikuti Detak.Media
