Detak.media — London — Manajer anyar Chelsea, Xabi Alonso, menegaskan ingin mempertahankan Enzo Fernández di Stamford Bridge. Pernyataan itu muncul di tengah kabar minat Real Madrid terhadap gelandang asal Argentina tersebut.
Enzo Fernández belakangan santer dikaitkan dengan Real Madrid, yang kencang setelah sang pemain sempat menyatakan keinginannya tinggal di Madrid. Pernyataan itu membuat Chelsea menjatuhkan hukuman larangan bermain dalam dua laga kepada Enzo pada musim lalu karena dianggap melanggar etika, mengingat ia masih terikat kontrak dengan The Blues hingga 2032.
Enzo didatangkan Chelsea dari Benfica pada 2023 dengan nilai transfer 106,8 juta paun atau setara Rp 1,9 triliun. Sejak bergabung, ia menjadi andalan tim dengan catatan 163 penampilan dan 28 gol. Gelandang juga berperan dalam keberhasilan Chelsea meraih trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub pada tahun lalu.
Situasi Klub dan Peran Alonso
Meskipun menjadi pemain penting, Enzo sempat merasa tidak betah di Chelsea akibat kondisi klub yang tidak kondusif. Dalam satu periode terjadi perselisihan antara manajemen dan manajer musim lalu, Enzo Maresca, yang kemudian berujung pada pemecatan Maresca dari kursi manajer.
Chelsea mendatangkan Xabi Alonso pada musim panas ini untuk mengisi posisi manajer. Kehadiran pelatih asal Spanyol itu diharapkan bisa membuat Enzo kembali betah di klub.
Komunikasi Alonso dan Fokus Enzo
Alonso menegaskan ingin Enzo bertahan dan menyebut sudah berkomunikasi langsung dengan gelandang tersebut. Namun, pelatih menyatakan tidak akan mengungkap rincian pembicaraan mereka karena bersifat pribadi.
“ya” jawab Alonso saat ditanya apakah ingin mempertahankan Fernandez.
“Kami telah berbicara. Tetapi, seperti yang Anda pahami, apa yang kami bicarakan akan tetap bersifat pribadi,” jelasnya.
Saat ini Enzo masih fokus berlaga di Piala Dunia 2026 setelah mengantarkan Argentina menembus semifinal.
Ikuti Detak.media
