— Wolverhampton Wanderers dipastikan menjadi tim pertama yang terdegradasi dari Liga Inggris musim 2025/2026. Kepastian ini didapat setelah mereka menelan kekalahan 3-0 dari Leeds United pada Sabtu, 18 April 2026.

Kekalahan tersebut memastikan Wolves tidak lagi memiliki peluang matematis untuk keluar dari zona degradasi, mengakhiri delapan musim berturut-turut mereka di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Tim berjuluk “Wolves” ini kini tertinggal 16 poin dari zona aman dengan hanya lima pertandingan tersisa. Perolehan poin maksimal yang bisa diraih Wolves tidak akan mampu melampaui batas aman degradasi.

Musim 2025/2026 menjadi musim yang sangat sulit bagi Wolverhampton Wanderers. Performa buruk sejak awal musim, termasuk rekor 19 pertandingan tanpa kemenangan di awal kompetisi, menjadi akar kehancuran mereka. Tim asuhan Rob Edwards ini tercatat sebagai tim dengan start terburuk dalam sejarah Liga Inggris tanpa pengurangan poin administratif. Kekalahan telak 0-4 dari West Ham United pada 10 April 2026 dan kekalahan 3-0 dari Leeds United menjadi pukulan telak yang mengubur harapan terakhir mereka.

Perjuangan di Dasar Klasemen

Wolverhampton Wanderers telah berjuang di dasar klasemen sepanjang musim. Tim ini mengalami pergantian pelatih sebanyak dua kali, dimulai dengan Vítor Pereira yang dipecat pada 2 November 2025 setelah meraih hasil buruk dan menempatkan Wolves di posisi juru kunci. Rob Edwards kemudian ditunjuk sebagai penggantinya, namun performa tim belum menunjukkan peningkatan signifikan. Sebelum kekalahan dari Leeds, Wolves juga sempat mengalami rentetan kekalahan yang memperburuk posisi mereka, termasuk kekalahan 0-4 dari Manchester City pada 16 Agustus 2025.

Secara matematis, Wolves telah dipastikan terdegradasi. Keterpencilan poin mereka dari zona aman semakin lebar setelah West Ham United berhasil mengamankan satu poin dari Crystal Palace. Hasil imbang tersebut membuat West Ham mengoleksi 33 poin, sementara Wolverhampton Wanderers hanya mampu mengumpulkan 17 poin. Dengan lima pertandingan tersisa, selisih 16 poin ini mustahil untuk dikejar.

Sejarah dan Prestasi Wolves di Liga Inggris

Wolverhampton Wanderers promosi ke Liga Inggris pada musim 2017-2018. Selama delapan musim berkompetisi di kasta tertinggi, mereka sempat menunjukkan performa yang menjanjikan. Musim 2018-2019 menjadi salah satu musim terbaik mereka dengan finis di peringkat ketujuh klasemen, yang mengantarkan mereka berlaga di Liga Europa pada musim berikutnya. Namun, performa tim mengalami penurunan drastis di musim 2025/2026, yang berujung pada degradasi.

Degradasi ini juga menandai potensi berakhirnya era pemain Asia Tenggara di Liga Inggris musim depan, mengingat Hwang Hee-chan adalah salah satu pemain kunci bagi Wolves. Musim ini, lini serang Wolves juga menjadi salah satu yang terlemah di liga, dengan hanya mencetak 24 gol dalam 33 pertandingan.

Persaingan di Zona Degradasi

Musim 2025/2026 menyajikan persaingan ketat di zona degradasi. Selain Wolverhampton Wanderers, tim-tim lain yang juga berjuang keras untuk bertahan adalah Burnley, Tottenham Hotspur, West Ham United, Nottingham Forest, dan Leeds United.

Tottenham Hotspur, yang secara historis merupakan tim besar, juga berada dalam ancaman degradasi yang nyata, bahkan sempat menempati posisi ke-18 klasemen. Performa inkonsisten dan rentetan hasil buruk membuat banyak tim harus berjuang hingga pekan-pekan terakhir untuk mengamankan tempat di Liga Inggris musim depan.

Pertandingan-pertandingan sisa menjadi sangat krusial bagi tim-tim yang berada di papan bawah. Setiap poin sangat berharga dalam menentukan nasib mereka di liga. Wolverhampton Wanderers, meskipun telah dipastikan terdegradasi, akan tetap menjalani sisa pertandingan mereka, sementara tim lain akan terus berjuang untuk menghindari nasib serupa.