Detak Media — Kabar kepindahan pevoli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi ke Liga Voli Korea Selatan (V-League) kembali menguat menjelang musim 2026–2027. Ia disebut-sebut akan merapat ke juara bertahan Suwon Hyundai Hillstate untuk mengisi slot kuota Asia. Namun, di balik isu “transfer panas” ini, terungkap bahwa Megawati bukanlah target pertama klub asal Suwon tersebut.
Hyundai Hillstate sebelumnya memprioritaskan pemain Jepang, Jahstice Yauchi, yang sudah berpengalaman tampil di V-League dan dinilai telah beradaptasi dengan baik dengan sistem permainan Korea. Rencana itu gagal setelah Yauchi memilih bergabung dengan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders.
Kegagalan mendapatkan Yauchi membuat Hillstate mengalihkan fokus ke Megawati, yang sejak musim sebelumnya memang telah masuk radar klub sebagai kandidat kuat pengisi kuota Asia.
Kronologi Ketertarikan hingga Verifikasi Langsung
Ketertarikan Hillstate terhadap Megawati sebenarnya sudah terendus sejak akhir musim 2024/2025. Namun, menjelang musim baru, prosesnya tidak berjalan instan.
Faktor kondisi fisik Megawati, terutama riwayat cedera lutut yang sempat dialaminya, menjadi pertimbangan penting manajemen dan tim pelatih Hillstate. Untuk memastikan kondisi aktual sang pemain, pelatih Hillstate Kang Sung-hyung dilaporkan datang langsung ke Yogyakarta untuk memantau penampilan Megawati saat membela Jakarta Pertamina Enduro pada partai final Proliga 2026.
Langkah ini menunjukkan bahwa Hillstate tidak sekadar mengandalkan rekam jejak statistik, tetapi melakukan observasi langsung sebelum mengambil keputusan penting untuk slot kuota Asia—posisi yang sangat krusial dalam struktur tim V-League.
Muncul–Hilangnya Nama Megawati di Database Global
Pada 30 April 2026, nama Megawati sempat muncul dalam daftar skuad Hyundai Hillstate di platform basis data voli internasional Volleybox sebagai opposite dengan kuota Asia. Namun, beberapa jam kemudian, namanya menghilang, memicu spekulasi bahwa proses administrasi atau negosiasi belum sepenuhnya rampung.
Pada Selasa, 5 Mei 2026 (UTC), nama Megawati kembali muncul di daftar tersebut, bahkan tercantum dengan opsi nomor punggung 17 atau 8. Meski begitu, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pihak klub maupun perwakilan pemain.
Perubahan data di Volleybox kerap menjadi indikator awal aktivitas transfer di dunia voli profesional, meskipun bukan merupakan pengumuman resmi.
Pelatih Kang Sung-hyung disebut sangat menyukai profil permainan Megawati. Ia menilai Megawati memiliki kombinasi kekuatan serangan, mental bertanding, dan fleksibilitas posisi sebagai opposite hitter yang cocok dengan kebutuhan tim.
Media Korea Yonhap News Agency bahkan menyebut Megawati sebagai “penyerang elit kuota Asia” dalam sorotannya mengenai dinamika transfer pemain asing di V-League.
Di sisi lain, agen Megawati, Kim Sunghun, pada 2 Mei 2026 melalui kanal YouTube MegaVolley menegaskan bahwa belum ada penandatanganan kontrak dengan Hyundai Hillstate. Ia meminta publik untuk tidak berspekulasi sebelum ada konfirmasi resmi dari klub.
Status Terkini dan Proses Administrasi
Hingga 5 Mei 2026, Hyundai Hillstate menjadi satu-satunya tim V-League yang belum mengumumkan pemain kuota Asia untuk musim depan. Situasi ini memperkuat dugaan bahwa proses dengan Megawati memang sedang berjalan, namun belum final.
Pengurusan visa kerja Megawati dikabarkan turut diproses sebagai langkah antisipatif agar ia bisa segera bergabung dalam pemusatan latihan pramusim apabila kesepakatan resmi tercapai.
Meski tanda-tandanya semakin mengarah, status Megawati Hangestri Pertiwi bersama Hyundai Hillstate saat ini masih berada pada tahap negosiasi dan verifikasi administratif. Kejelasan transfer ini diperkirakan akan terungkap dalam waktu dekat, seiring kebutuhan klub menyelesaikan komposisi pemain kuota Asia sebelum pramusim dimulai.
Ikuti Detak Media
