Detak Media — Tim Nasional Futsal Putra Indonesia mencetak sejarah baru dengan melonjak ke peringkat 14 dunia dalam pembaruan Ranking FIFA Futsal terbaru, yang dirilis Jumat, 8 Mei 2026. Lonjakan ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai tim futsal keempat terbaik di Asia, sebuah prestasi tertinggi yang pernah dicapai tim Merah Putih dalam arena internasional.
Dengan perolehan 1.269,82 poin, Indonesia mengalami kenaikan tajam 10 peringkat dari posisi sebelumnya di peringkat 24 dunia pada rilis ranking sebelumnya akhir Desember 2025. Lonjakan ini tidak hanya mengukir sejarah, tetapi juga menunjukkan konsistensi tim dalam kompetisi resmi sepanjang tahun ini.
Dalam ranking terbaru, Indonesia berada sedikit di bawah negara-negara seperti Kroasia (peringkat 13) dan Jepang (peringkat 12). Di Asia, hanya Iran, Thailand, dan Jepang yang menghuni peringkat atas Indonesia. Sementara itu, posisi puncak ranking dunia masih diduduki oleh Brasil, diikuti oleh Portugal, Spanyol, Argentina, dan Iran.
Aksi di Piala Asia Futsal AFC 2026 Beri Dampak Besar
Lompatan signifikan itu tidak lepas dari hasil impresif Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal AFC 2026, yang digelar di Jakarta pada 27 Januari–7 Februari lalu. Indonesia tampil gemilang dan melaju hingga ke final, sebuah pencapaian terbaik sejak turnamen ini digelar.
Di fase grup, skuad Garuda sukses menekuk Korea Selatan dan memperlihatkan dominasi kuat atas lawan-lawan mereka, serta menaklukkan Jepang di semifinal untuk memastikan tempat di partai puncak. Di final, Indonesia bermain imbang 5-5 melawan Iran dalam 120 menit, sebelum akhirnya kalah tipis melalui adu penalti 4-5.
Hasil ini bukan hanya membawa Indonesia ke final untuk pertama kalinya, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap perolehan poin ranking FIFA yang kini memposisikan Indonesia sejajar kompetitif dengan tim-tim futsal kuat dunia.
Selain di panggung Asia, Timnas Futsal Indonesia juga menunjukkan performa positif di level regional. Pada Kejuaraan Futsal ASEAN 2026 di Thailand, Indonesia kembali melaju ke final, meski akhirnya kalah 1-2 dari tuan rumah. Prestasi ini menambah bukti bahwa kualitas futsal Indonesia semakin diperhitungkan di kawasan Asia Tenggara.
Peran Pelatih dan Strategi Pembinaan
Pelatih Hector Souto jadi figur kunci di balik kenaikan prestasi tim. Di bawah komandonya, Indonesia bergerak dari tim yang relatif stagnan menjadi pesaing serius di kompetisi internasional. Souto bahkan memberikan komentar reflektif usai pencapaian ini, menekankan bahwa meski peringkat dunia meningkat, masih banyak aspek teknis dan pembinaan pemain di Tanah Air yang perlu diperkuat.
Federasi Futsal Indonesia (FFI) menyambut baik prestasi ini dan berencana memaksimalkan momentum tersebut melalui program pembinaan terstruktur, termasuk pemusatan latihan di luar negeri dan penjajakan agenda FIFA Matchday. Hal ini dinilai penting agar pemain Indonesia tetap kompetitif di level global.
Di sisi lain, peringkat FIFA untuk Timnas Futsal Putri Indonesia turun tiga tingkat menjadi posisi 21 dunia dengan 1.033,44 poin, namun tetap mempertahankan status sebagai salah satu tim terbaik di Asia. FFI berharap lonjakan prestasi tim putra dapat menjadi inspirasi untuk kebangkitan di sektor putri.
Dengan capaian ini, Indonesia semakin menunjukkan bahwa futsal bukan hanya sekadar olahraga populer di dalam negeri, tetapi juga mulai menorehkan prestasi yang layak diperhitungkan di kancah internasional.
Ikuti Detak Media
