Vivo Umumkan Kenaikan Harga Y Series hingga Rp 800 Ribu Akibat Kelangkaan RAM Dunia
Vivo Indonesia secara resmi melakukan penyesuaian harga pada sejumlah ponsel dari lini Y series. Kenaikan harga ini tercatat bervariasi, mulai dari Rp 150.000 hingga menyentuh angka Rp 800.000, tergantung model dan konfigurasi RAM serta penyimpanan internal.
Beberapa model yang terpantau mengalami kenaikan harga antara lain Vivo Y21d dan Vivo Y04s. Penyesuaian ini terlihat baik di situs resmi Vivo maupun di berbagai marketplace rekanan. Kebijakan tersebut menandai adanya perubahan signifikan pada segmen ponsel terjangkau yang selama ini menjadi andalan Vivo di Indonesia.
Lonjakan Harga RAM Jadi Penyebab Utama
Pihak Vivo menjelaskan bahwa kenaikan harga ini tidak terlepas dari kondisi pasar global, khususnya terkait pasokan komponen. PR Manager Vivo Indonesia, Alexa Tiara, menyebutkan bahwa lonjakan harga RAM menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi struktur biaya produksi.
Kelangkaan RAM secara global terjadi akibat meningkatnya kebutuhan industri teknologi, terutama dari sektor kecerdasan buatan. Banyak perusahaan besar menyerap pasokan memori dalam jumlah besar untuk pengembangan teknologi AI, sehingga berdampak langsung pada industri smartphone.
Situasi ini membuat produsen ponsel harus menyesuaikan strategi harga agar tetap dapat mempertahankan kualitas perangkat serta layanan purnajual yang optimal.
Kebijakan Harga Diterapkan Secara Selektif
Vivo menegaskan bahwa penyesuaian harga tidak berlaku untuk seluruh lini produknya. Di pasar Indonesia, Vivo memasarkan beberapa seri, seperti Y series untuk segmen entry-level dan menengah, V series untuk kelas menengah premium, serta X series untuk flagship.
Setiap seri memiliki struktur biaya dan segmentasi pasar yang berbeda. Oleh karena itu, kebijakan kenaikan harga diterapkan secara selektif, dengan mempertimbangkan daya beli konsumen dan posisi produk di pasaran.
Hingga awal 2026, lini Vivo V series dan X series, termasuk ponsel lipat, masih terpantau mempertahankan harga normal tanpa kenaikan.
Vivo Y21d Alami Penyesuaian Paling Signifikan
Model Vivo Y21d menjadi salah satu yang paling terdampak penyesuaian harga. Smartphone yang dirilis pada November 2025 tersebut awalnya hadir dengan beberapa varian RAM dan penyimpanan. Kini, sejumlah variannya mengalami kenaikan harga cukup tajam, terutama pada konfigurasi memori yang lebih besar.
Kenaikan tertinggi mencapai sekitar Rp 799.000, mencerminkan dampak langsung dari mahalnya komponen RAM dan memori internal di pasar global.
Vivo Y04s Ikut Naik, Namun Tetap Terjangkau
Selain Y21d, Vivo Y04s juga mengalami kenaikan harga meski dalam nominal yang lebih ringan. Varian 4/64 GB yang semula dijual sekitar Rp 1,4 juta kini naik menjadi Rp 1.549.000. Vivo juga menambahkan opsi 4/128 GB dengan harga sekitar Rp 1,8 juta untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan kapasitas lebih besar.
Meski harga mengalami penyesuaian, Vivo menegaskan komitmennya untuk tetap menghadirkan produk dengan kualitas optimal dan nilai terbaik di kelasnya, di tengah tekanan biaya komponen global.