Detak.Media — Ponsel flagship terbaru Xiaomi, yang diyakini akan bernama Xiaomi 17 Max, mulai menunjukkan performanya menjelang peluncuran resmi di China. Perangkat tersebut kini muncul di database benchmark Geekbench dengan skor tinggi yang mengindikasikan peningkatan performa signifikan dibanding generasi flagship Android saat ini.
Model yang terdaftar membawa nomor 2605EPN8EC. Sejumlah referensi database dan data GSMA IMEI mengarah bahwa perangkat tersebut merupakan Xiaomi 17 Max, varian flagship baru Xiaomi yang disebut akan fokus pada daya tahan baterai dan performa berkelanjutan.
Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5

Berdasarkan listing Geekbench, Xiaomi 17 Max ditenagai chipset Qualcomm terbaru dengan kode SM8850 yang diyakini sebagai Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Chipset tersebut hadir dengan konfigurasi:
- 2 inti performa hingga 4,61 GHz
- 6 inti tambahan dengan clock 3,63 GHz
Konfigurasi tersebut menunjukkan Qualcomm masih mempertahankan pendekatan performa tinggi untuk kelas flagship premium 2026.
Unit yang diuji juga tercatat menggunakan:
- RAM 16 GB
- Sistem operasi Android 16
- Motherboard dengan codename “canoe”
Skor Geekbench Lampaui Rata-rata Flagship Snapdragon
Hasil benchmark Xiaomi 17 Max terbilang sangat tinggi untuk perangkat yang belum resmi dirilis.
Dalam pengujian terbaru, perangkat ini mencetak:
- 3.750 poin single-core
- 11.674 poin multi-core
Sementara pengujian sebelumnya memperlihatkan skor:
- 3.576 poin single-core
- 10.763 poin multi-core
Sebagai perbandingan, rata-rata perangkat yang menggunakan generasi chipset serupa disebut berada di kisaran:
- 3.651 poin single-core
- 11.188 poin multi-core
Hasil tersebut mengindikasikan Xiaomi kemungkinan telah melakukan optimasi agresif pada sistem pendingin dan kestabilan performa agar chipset mampu mempertahankan clock tinggi dalam waktu lama.
Fokus pada Gaming dan Daya Tahan
Berbeda dari tren flagship Ultra yang banyak berfokus pada kamera, Xiaomi disebut memosisikan Xiaomi 17 Max sebagai perangkat flagship seimbang yang menonjolkan:
- daya tahan baterai,
- performa gaming stabil,
- layar besar untuk hiburan,
- efisiensi termal,
- serta kemampuan multitasking harian.
Sebelumnya, Xiaomi juga telah mengonfirmasi bahwa perangkat ini akan menggunakan baterai Jinshajiang berkapasitas 8.000 mAh, terbesar yang pernah digunakan perusahaan pada lini flagship-nya.
Kapasitas tersebut jauh di atas rata-rata smartphone flagship saat ini yang umumnya masih berada di kisaran 5.000–6.000 mAh.
Dengan kombinasi baterai jumbo, sistem pendingin baru, dan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Xiaomi 17 Max berpotensi menjadi salah satu ponsel Android flagship dengan daya tahan terbaik di 2026.
Diduga Hanya Dijual di China
Meski spesifikasinya menarik perhatian, Xiaomi 17 Max untuk sementara diperkirakan hanya tersedia di pasar China.
Nomor model 2605EPN8EC yang muncul di sertifikasi dan sistem internal Xiaomi hanya memiliki identitas region China. Hingga kini belum ditemukan varian global maupun India pada database sertifikasi Xiaomi.
Artinya, peluang Xiaomi 17 Max meluncur secara resmi di pasar internasional, termasuk Indonesia, masih belum terlihat dalam waktu dekat.
Xiaomi sendiri belum mengungkap jadwal peluncuran maupun harga resmi Xiaomi 17 Max. Namun melihat posisi perangkat sebagai flagship premium dengan chipset terbaru dan baterai 8.000 mAh, harganya diperkirakan akan berada di kelas atas.
Sebagai gambaran, flagship Xiaomi generasi sebelumnya dijual mulai dari sekitar 6.999 yuan atau sekitar Rp 15,8 jutaan.
Ikuti Detak.Media
