— Fotografi malam tetap menjadi tantangan utama bagi kamera ponsel karena keterbatasan cahaya. Samsung menjawab kebutuhan itu lewat Galaxy S26 Ultra, yang menggabungkan peningkatan hardware dan pemrosesan berbasis kecerdasan buatan untuk menghasilkan foto serta video lebih terang dan tajam di kondisi low-light.

Perangkat ini menonjolkan kombinasi lensa ber-aperture lebar, mode malam yang dioptimalkan, kemampuan pengeditan cerdas, serta fitur Nightography Video yang diklaim memperbaiki kualitas rekaman pada pencahayaan redup.

Mode Malam Multiframe Untuk Detail Lebih Baik

Dalam kondisi gelap, mode malam pada S26 Ultra secara otomatis menjalankan pemrosesan multi-frame berbasis AI. Sistem ini menangkap hingga 30 bingkai dalam satu kali jepret, lalu menggabungkannya menjadi satu foto akhir yang mempertahankan akurasi warna dan detail tiap piksel.

Stabilisasi gambar yang ditingkatkan turut mencegah blur meski kamera menyerap cahaya lebih lama, sehingga hasil foto tetap cerah tanpa kehilangan nuansa atmosfer malam.

Aperture Lebih Lebar Untuk Penyerapan Cahaya

Secara fisik, kamera utama 200 MP pada S26 Ultra menggunakan bukaan f/1.4, sementara kamera telefoto 50 MP meningkat ke f/2.9. Perubahan ini memungkinkan penyerapan cahaya yang lebih tinggi — lensa utama diklaim menyerap hingga 47% lebih banyak cahaya dan lensa telefoto 5x hingga 37% lebih banyak.

Dengan peningkatan bukaan, detail di ruangan redup atau pemandangan kota malam dapat tertangkap lebih padat dan alami tanpa mengandalkan lampu kilat.

Nightography Video dan Kestabilan Rekaman

Fitur Nightography Video pada ponsel ini melakukan reduksi noise tiap bingkai menggunakan prosesor yang lebih kuat. Hasilnya, rekaman video tampak lebih jernih dengan saturasi warna yang alami.

Kestabilan juga diperkuat oleh fitur Super Steady Horizontal Lock yang memanfaatkan data giroskop dan akselerometer untuk mengunci cakrawala, meredam getaran tangan saat merekam tanpa tripod.

Kamera Depan dengan AI Anti-Noise

Kamera depan mendapat peningkatan melalui Image Signal Processing berbasis AI yang memangkas noise, menjaga warna kulit tetap natural, dan mempertahankan detail halus seperti helai rambut. Fitur ini memudahkan pembuatan selfie berkualitas di malam hari.

Galaxy AI Untuk Penyuntingan Otomatis

Ekosistem Galaxy AI menawarkan pengoptimalan otomatis pada foto malam, termasuk pengurangan bintik grain dan penyesuaian kecerahan secara proporsional. Fitur Photo Assist memungkinkan penghapusan objek pengganggu atau perubahan nuansa waktu melalui instruksi sederhana.

Untuk video, fitur Audio Eraser membantu memfilter suara latar yang tidak diinginkan sehingga vokal utama tetap terdengar jelas.

Deteksi Suasana Otomatis

AI Scene Recognition otomatis mendeteksi skenario pemotretan—misalnya matahari terbenam atau panggung konser malam—dan menyesuaikan pengaturan kamera. Bagi yang ingin kontrol manual, mode Pro tetap tersedia untuk pengaturan ISO, shutter speed, dan white balance.

ProZoom Untuk Detail Jarak Jauh

Teknologi ProZoom mengombinasikan zoom optik 3x dan 5x dengan rekonstruksi piksel berbasis AI untuk memperbaiki detail pada subjek jauh di kondisi gelap. Hasilnya, objek di ujung panggung atau detail arsitektur malam hari tampak lebih tajam dan kaya tekstur.

Perpaduan peningkatan hardware dan kemampuan AI pada Galaxy S26 Ultra diarahkan untuk menjadi standar baru dalam fotografi mobile malam hari. Jika berminat mengetahui penawaran dan informasi lebih lanjut, kunjungi sumber resmi produk.