Samsung Resmi Perkenalkan Exynos Modem 541, Hadirkan Teknologi Koneksi Satelit Lebih Stabil
Samsung telah secara resmi mengumumkan kehadiran Exynos Modem 5410, sebuah inovasi krusial yang membawa kemampuan komunikasi satelit tingkat lanjut ke lini platform seluler perusahaan. Modem terbaru ini dirancang untuk mendukung berbagai teknologi jaringan satelit, termasuk panggilan suara dan video, menandai langkah signifikan Samsung dalam persaingan konektivitas smartphone global.
Exynos Modem 5410 diharapkan menjadi komponen vital dalam seri smartphone flagship generasi berikutnya, seperti Galaxy S26. Peluncuran modem ini, yang terjadi sekitar 25-27 Desember 2025, menempatkan Samsung di garis depan dalam menyediakan solusi komunikasi satelit yang lebih komprehensif, melampaui fitur darurat yang ditawarkan oleh beberapa pesaing.
Dengan kemampuan untuk mendukung standar LTE Direct-to-Cell (LTE DTC), NB-IoT Non-Terrestrial Networks (NB-IoT NTN), dan New Radio Non-Terrestrial Networks (NR-NTN), Exynos Modem 5410 siap merevolusi cara pengguna terhubung di area tanpa jangkauan seluler tradisional.
Inovasi Teknologi dan Keunggulan Performa
Exynos Modem 5410 dibangun di atas proses manufaktur 4nm, menjanjikan efisiensi daya yang lebih baik dan konsumsi daya siaga yang lebih rendah dibandingkan pendahulunya. Peningkatan efisiensi ini sangat penting untuk mempertahankan konektivitas satelit yang membutuhkan daya lebih besar tanpa mengorbankan masa pakai baterai perangkat.
Modem ini juga mendukung konektivitas ganda 5G NR, memanfaatkan pita FR1 (sub-6GHz) dan FR2 (mmWave) secara bersamaan untuk memberikan kecepatan unduh puncak hingga 14,79 Gbps.
Dalam operasi hanya pada pita FR1, modem ini dapat menggabungkan bandwidth hingga 380MHz, mencapai kecepatan transfer data hingga 11,2 Gbps. Kemampuan ini memastikan konektivitas yang cepat dan mulus di berbagai lingkungan.
Selain itu, Exynos Modem 5410 dilengkapi dengan fitur keamanan canggih, termasuk dukungan untuk ROM-based Hybrid PQC (Post-Quantum Cryptography) untuk memastikan komunikasi yang aman dan andal. Prosesor Keamanan khusus mengenkripsi data Secure NV yang sensitif, seperti informasi IMEI, serta melindungi kunci otentikasi komunikasi dan aset kriptografi.
Fitur-fitur keamanan ini dirancang untuk memenuhi tuntutan keandalan di era 5G Advanced. Modem ini telah memasuki produksi massal, menandakan kesiapan Samsung untuk integrasi ke perangkat masa depan.
Dukungan Konektivitas Satelit Komprehensif
Dukungan konektivitas satelit pada Exynos Modem 5410 merupakan peningkatan signifikan dari modem Exynos sebelumnya (Exynos Modem 5400) yang hanya kompatibel dengan dua jenis teknologi komunikasi satelit (NB-IoT NTN dan NR-NTN). Dengan penambahan LTE DTC, perangkat yang dilengkapi modem baru ini dapat melakukan panggilan suara dan video, berbagi lokasi, serta mengirim pesan langsung melalui satelit, tanpa bergantung pada jaringan seluler konvensional.
Fitur ini sangat berguna di daerah terpencil, pegunungan, lautan, atau selama situasi darurat di mana jaringan terestrial tidak tersedia. Samsung telah mengembangkan dan mensimulasikan teknologi satelit berbasis standar 5G NTN menggunakan platform referensi Exynos Modem 5300 untuk secara akurat memprediksi lokasi satelit dan meminimalkan pergeseran frekuensi yang disebabkan oleh efek Doppler.
Implikasi Strategis dan Persaingan Pasar
Langkah Samsung dengan Exynos Modem 5410 ini memperkuat posisinya dalam persaingan ketat di pasar smartphone yang semakin mengintegrasikan konektivitas satelit. Sebelumnya, Apple telah lebih dulu memperkenalkan fitur SOS darurat via satelit pada iPhone 14, meskipun terbatas pada pengiriman pesan. Sementara itu, Qualcomm juga telah mengembangkan teknologi Snapdragon Satellite.
Integrasi modem ini juga mengurangi ketergantungan Samsung pada Qualcomm untuk solusi konektivitas, berpotensi menurunkan biaya dan memungkinkan penyesuaian yang lebih besar. Exynos Modem 5410 diharapkan akan dipasangkan dengan chipset Exynos 2600 dalam seri Galaxy S26 yang akan datang, terutama untuk varian yang tidak menggunakan prosesor Snapdragon dari Qualcomm.
Exynos 2600 sendiri adalah chipset smartphone 2nm pertama di dunia, namun tidak dilengkapi dengan modem terintegrasi, sehingga membutuhkan modem eksternal seperti Exynos Modem 5410.
Para analis industri memprediksi bahwa fitur panggilan suara dan video via satelit pada seri Galaxy S26 dapat menjadi faktor penentu bagi konsumen, terutama mereka yang berada di daerah pedesaan atau sering bepergian.
Ini juga dapat mendemokratisasikan akses ke teknologi komunikasi canggih yang sebelumnya hanya tersedia di perangkat khusus. Samsung menunjukkan ambisi untuk memimpin inovasi dalam komunikasi hibrida terestrial-NTN secara global, sebagai persiapan menuju era Internet of Everything (IoE) yang didorong oleh 6G.