Bocoran OnePlus Ace 6 Ultra: Usung Chipset Dimensity 9500 dan Baterai Jumbo 9000mAh
OnePlus kembali menjadi sorotan di industri ponsel pintar global setelah muncul kabar mengenai pengembangan perangkat flagship terbaru yang berorientasi penuh pada performa. Setelah merilis sejumlah model di pasar Tiongkok pada penghujung 2025, brand yang berada di bawah payung BBK Group ini tampaknya belum ingin mengendurkan laju inovasinya.
Bocoran terbaru yang beredar menyebutkan bahwa OnePlus tengah mempersiapkan sebuah smartphone flagship baru dengan fokus utama pada performa ekstrem, daya tahan baterai, dan teknologi pendinginan canggih. Perangkat tersebut diyakini sebagai OnePlus Ace 6 Ultra, penerus seri Ace yang selama ini dikenal sebagai lini performa tinggi dengan harga kompetitif.
Chipset MediaTek Dimensity 9500 Jadi Andalan
Informasi dari tipster ternama Digital Chat Station (DCS) di Weibo mengungkap bahwa OnePlus telah memasuki tahap engineering untuk ponsel yang akan ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9500. Langkah ini mempertegas strategi OnePlus dalam memaksimalkan potensi chipset MediaTek kelas atas, terutama pada seri Ace yang sebelumnya juga kerap menggunakan prosesor Dimensity.
Dimensity 9500 digadang-gadang menjadi salah satu chipset terkuat MediaTek untuk tahun 2026, dengan fokus pada efisiensi daya dan peningkatan performa CPU serta GPU. Menariknya, MediaTek disebut tidak akan merilis varian “Plus” dari chipset ini, sehingga OnePlus akan mengoptimalkan sepenuhnya versi standar Dimensity 9500 untuk bersaing langsung dengan lini Snapdragon flagship dari Qualcomm.
Pendekatan ini menunjukkan ambisi OnePlus untuk menghadirkan pengalaman flagship tanpa harus bergantung sepenuhnya pada Snapdragon, sekaligus memberi alternatif menarik bagi pengguna yang menginginkan performa maksimal.
Layar OLED 165Hz dan Desain Datar Modern
Dari sisi tampilan, OnePlus Ace 6 Ultra dikabarkan membawa layar OLED datar berukuran 6,78 inci dengan teknologi LTPS. Resolusi layar berada di level 1,5K, yang dinilai sebagai titik seimbang antara ketajaman visual dan efisiensi daya.
Yang paling mencolok adalah refresh rate hingga 165Hz. Angka ini melampaui standar flagship saat ini yang umumnya berada di kisaran 120Hz hingga 144Hz. Dengan refresh rate setinggi itu, pengalaman scrolling, gaming, dan navigasi antarmuka dipastikan akan terasa jauh lebih mulus.
Sistem Pendingin Aktif yang Tidak Biasa
Untuk mengimbangi performa tinggi chipset dan layar, OnePlus disebut tengah bereksperimen dengan sistem pendinginan aktif. Bocoran menyebutkan adanya kipas pendingin internal yang diposisikan di dekat modul kamera.
Sistem ini dirancang untuk menjaga suhu tetap stabil saat perangkat digunakan dalam beban berat seperti gaming jangka panjang. Meski terdengar mirip dengan ponsel gaming, OnePlus tetap mempertahankan desain flagship yang elegan. Bahkan, perangkat ini ditargetkan tetap mengantongi sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air, sebuah pencapaian teknis yang cukup impresif mengingat keberadaan lubang udara pendingin.
Baterai Super Besar dan Keamanan Modern
Aspek daya menjadi salah satu kejutan terbesar. OnePlus dikabarkan sedang menguji baterai berkapasitas sekitar 8.000mAh, dengan target ambisius mencapai 9.000mAh. Jika terwujud, Ace 6 Ultra berpotensi menjadi salah satu smartphone flagship dengan baterai terbesar di pasaran.
Kapasitas tersebut menjanjikan daya tahan luar biasa, bahkan untuk pengguna berat. Untuk keamanan, OnePlus juga akan menyematkan sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar yang dikenal lebih cepat dan akurat dibanding sensor optik.
Perkiraan Jadwal Rilis dan Dampaknya di Pasar
Berkaca pada OnePlus Ace 5 Ultra yang meluncur pada Mei 2025, Ace 6 Ultra diperkirakan akan diperkenalkan pada periode yang sama di tahun 2026. Kehadiran layar 165Hz, pendingin aktif, dan baterai raksasa berpotensi menjadi tren baru di industri smartphone.
Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai peluncuran global, termasuk Indonesia, kehadiran Ace 6 Ultra jelas dinantikan para penggemar teknologi. Jika spesifikasi ini benar terealisasi, OnePlus Ace 6 Ultra berpeluang menjadi salah satu “flagship killer” paling menarik di tahun 2026.