Konami mengumumkan bahwa game horor psikologis terbarunya, Silent Hill f, telah menembus penjualan kumulatif global lebih dari dua juta unit per 22 April 2026. Capaian ini menjadikan Silent Hill f sebagai entri dengan laju penjualan tercepat dalam sejarah waralaba Silent Hill, sekaligus menandai kebangkitan seri yang lama dinanti penggemar.

Angka tersebut mencakup total distribusi fisik dan digital di seluruh platform. Pengumuman resmi disampaikan Konami pada 13 Mei 2026, hampir enam bulan setelah game ini dirilis secara global.

Rilis Global dan Lonjakan Penjualan di Hari Pertama

Silent Hill f pertama kali diperkenalkan pada Oktober 2022 dalam rangkaian pengumuman besar proyek Silent Hill. Antusiasme meningkat signifikan saat trailer perdana ditayangkan pada Maret 2025, memperlihatkan pendekatan visual dan atmosfer yang berbeda dari seri sebelumnya.

Game ini meluncur secara global pada 25 September 2025 untuk PlayStation 5, Windows PC, serta Xbox Series X/S. Pemilik edisi Deluxe bahkan memperoleh akses dua hari lebih awal. Hasilnya terlihat instan: dalam 24 jam pertama, penjualan langsung menembus satu juta unit—rekor tercepat sepanjang sejarah seri ini.

Per 22 April 2026, penjualan kumulatif telah melampaui dua juta unit di seluruh dunia. Untuk merayakan pencapaian tersebut, Konami menghadirkan diskon hingga 40% untuk paket digital Silent Hill f dan Silent Hill 2 di PlayStation Store yang berlaku hingga 27 Mei 2026.

Tim Kreatif di Balik Atmosfer Horor yang Berbeda

Pengembangan Silent Hill f ditangani oleh NeoBards Entertainment di bawah naungan Konami. Naskah cerita ditulis oleh Ryukishi07, penulis ternama di balik seri Higurashi When They Cry, yang dikenal dengan gaya penceritaan psikologis dan kelam.

Desain monster dan karakter dikerjakan oleh ilustrator Jepang kera, sementara komposisi musik digarap oleh Akira Yamaoka bersama Kensuke Inage. Keterlibatan Yamaoka, sosok ikonik di seri Silent Hill, menjadi faktor penting yang menjaga identitas audio khas waralaba ini.

Produser seri, Motoi Okamoto, bahkan menyampaikan ambisinya agar Konami dapat merilis judul Silent Hill baru setiap tahun sebagai bagian dari strategi kebangkitan IP legendaris tersebut.

Latar Jepang 1960-an dan Konsep “Menemukan Teror dalam Keindahan”

Berbeda dari latar kota Silent Hill di Amerika Serikat, Silent Hill f mengambil setting Jepang era 1960-an di kota fiktif Ebisugaoka. Cerita berpusat pada Hinako Shimizu, siswi SMA yang terjebak di kota berkabut yang berubah menjadi lanskap mimpi buruk penuh makhluk mengerikan.

Game ini mengusung konsep unik “menemukan teror dalam keindahan”, memadukan visual estetis bunga, kabut, dan arsitektur Jepang klasik dengan elemen horor psikologis yang intens. Silent Hill f juga dirancang sebagai judul standalone, sehingga pemain baru tidak perlu memainkan seri sebelumnya untuk memahami alur ceritanya.

Pujian Kritis dan Deretan Penghargaan

Sejak peluncuran, Silent Hill f menuai respons positif dari kritikus dan pemain. Game ini dinobatkan sebagai Game of the Year di Famitsu Dengeki Game Awards 2025 serta GOTY versi IGN Japan pada tahun yang sama.

Selain itu, game ini juga masuk nominasi di Golden Joystick Awards 2025 dan The Game Awards 2025, mempertegas pengakuan industri terhadap kualitas artistik dan naratifnya.

Dampak Besar bagi Kebangkitan Waralaba Silent Hill

Kesuksesan Silent Hill f berjalan beriringan dengan performa kuat Silent Hill 2 Remake, yang telah dimainkan oleh lebih dari enam juta pemain per April 2026. Kombinasi keduanya menunjukkan bahwa strategi Konami dalam menghidupkan kembali waralaba Silent Hill membuahkan hasil nyata, baik dari sisi komersial maupun reputasi.

Sebagai langkah ekspansi lanjutan, pada 25 Maret 2026 diumumkan bahwa Silent Hill f akan diadaptasi menjadi manga dengan akhir cerita baru. Proyek ini diawasi langsung oleh Ryukishi07 bersama penulis Norimitsu Kaihō, membuka dimensi naratif tambahan di luar versi gimnya.