Detak Media — Samsung resmi membuka program beta One UI 9 yang berjalan di atas Android 17 untuk lini flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26. Uji coba ini mulai digelar pada pekan kedua Mei 2026 di sejumlah negara kunci seperti Jerman, India, Korea Selatan, Polandia, Inggris, dan Amerika Serikat.
Program ini memberi akses awal kepada pengguna terpilih untuk menjajal peningkatan pada sisi kreativitas, kustomisasi antarmuka, aksesibilitas, serta penguatan keamanan sistem sebelum versi stabil dirilis luas.
Selaras dengan Siklus Rilis Android 17
Langkah Samsung ini berjalan seirama dengan roadmap Android 17 dari Google yang telah memasuki fase Beta 4 pada April 2026 dan diperkirakan mencapai rilis stabil pada Juni atau Juli 2026. Ajang Google I/O pada 19–20 Mei 2026 diproyeksikan menjadi panggung utama pengungkapan final fitur Android 17.
Galaxy S26 sendiri diperkenalkan pada 25 Februari 2026 dan mulai dipasarkan global pada 11 Maret 2026 dengan Android 16 + One UI 8.5. Samsung juga menegaskan komitmen pembaruan sistem operasi dan security patch hingga tujuh tahun untuk seri ini—kebijakan yang kini menjadi standar baru di lini flagship mereka.
Menariknya, One UI 8.5 baru saja dirilis stabil untuk sejumlah perangkat seperti seri Samsung Galaxy S25 dan Samsung Galaxy S24 pada awal Mei 2026. Hanya berselang singkat, Samsung langsung melompat ke fase berikutnya dengan membuka beta One UI 9 khusus Galaxy S26.
Penyempurnaan Fitur Kreatif dan Personalisasi
One UI 9 beta menaruh perhatian besar pada pengalaman kreatif pengguna. Aplikasi Samsung Notes kini dibekali elemen dekoratif seperti pita dan variasi gaya pena baru untuk kebutuhan catatan visual, journaling, hingga sketsa ringan.
Aplikasi Kontak juga mendapat sentuhan baru lewat integrasi ke Creative Studio, memungkinkan pembuatan kartu profil yang sangat personal tanpa perlu berpindah aplikasi. Pendekatan ini memperlihatkan arah Samsung yang semakin mendorong ekspresi visual dalam interaksi sehari-hari.
Quick Panel Lebih Fleksibel dan Mudah Diatur
Panel Cepat (Quick Panel) mengalami perombakan tata kelola. Pengaturan kecerahan, volume, dan pemutar media kini dapat diposisikan lebih bebas dengan ukuran modul yang fleksibel. Pengguna bisa menata ulang elemen sesuai prioritas, bukan lagi mengikuti tata letak baku.
Perubahan ini terlihat sederhana, namun berdampak besar pada kenyamanan penggunaan satu tangan dan efisiensi akses fitur yang paling sering dipakai.
Peningkatan Aksesibilitas yang Lebih Nyata
Samsung menambahkan kontrol Mouse Key dengan kecepatan yang dapat diatur untuk navigasi kursor yang lebih presisi. Fitur baru Text Spotlight menampilkan teks yang dipilih dalam ukuran lebih besar atau kontras tinggi pada jendela melayang, membantu keterbacaan bagi pengguna dengan keterbatasan penglihatan.
Fitur TalkBack kini menggabungkan kapabilitas layanan milik Samsung dan Google menjadi satu paket terpadu, sehingga pengalaman pembaca layar terasa lebih konsisten di seluruh sistem.
Lapisan Keamanan Lebih Proaktif
Dari sisi keamanan, One UI 9 membawa pendekatan yang lebih agresif terhadap aplikasi berisiko. Sistem mampu mendeteksi aplikasi mencurigakan, memblokir instalasi atau eksekusinya, serta secara aktif merekomendasikan penghapusan melalui kebijakan keamanan terbaru.
Pendekatan ini memperlihatkan pergeseran dari sekadar proteksi pasif menjadi pencegahan aktif berbasis analisis risiko aplikasi.
Meski saat ini masih terbatas untuk Galaxy S26, pengalaman penuh One UI 9—terutama integrasi fitur AI generatif terbaru—diperkirakan akan dipamerkan bersamaan dengan peluncuran generasi perangkat lipat Samsung berikutnya pada Juli 2026, yakni Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Samsung Galaxy Z Flip 8.
Pengguna Galaxy S26 yang ingin mengikuti program beta dapat mendaftar melalui aplikasi Samsung Members di perangkat mereka.
Ikuti Detak Media
